"Ada korban 4 orang, satu di antaranya meninggal dunia. Sedangkan 3 lagi dalam keadaan luka bakar dalam," kata petugas operator emergency 113 damkar Bandung, Andri, ketika dihubungi detikcom, Selasa (4/7/2017).
Satu orang meninggal dunia adalah Zulfah (14). Ia meninggal ketika dalam perjalanan ke rumah sakit.
"Dia sempat dilarikan ke RS Santo Yusup tapi di perjalanan menurut informasi dia meninggal karena menghirup uap panas," kata Andri.
Sedangkan ketiganya mengalami luka bakar yang serius. Dilaporkan dalam peristiwa tersebut, keempat korban banyak menghirup uap panas dan yang paling parah kondisi ibu Zulfah, yakni Yuli.
"Jadi semuanya tidak mengirup CO2 tapi menghirup uap panas," kata Andri.
Kini ketiganya, Yuli (37), D (2), dan Abdul Fatah dilarikan ke rumah sakit. Yuli dan balitanya dibawa ke RS Hermina, sedangkan Abdul dilarikan ke RS Santo Yusup.
Namun, Andri mengatakan ketiganya harus dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung untuk perawatan luka dalam. Hal itu karena luka bakar yang dialami ketiganya cukup dalam.
Kejadian ini dilaporkan sekitar pukul 20.00 WIB pada Senin (3/7). Petugas mengerahkan 3 unit mobil pancar, satu unit mobil rescue, 2 ambulans dari PMI dan 1 ambulan dari Dinkes.
Sementara itu, menurut Andri proses pemadaman api berlangsung sekitar 30 menit. Namun, belum diketahui penyebab kebakaran, nantinya kepolisian akan melakukan penyelidikan terhadap proses hukum tersebut. (yld/dhn)











































