DetikNews
Kamis 22 Juni 2017, 19:23 WIB

Wacana Pembatasan Motor, Sandi: Perlu Analisis Smart Transportasi

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Wacana Pembatasan Motor, Sandi: Perlu Analisis Smart Transportasi Wagub terpilih DKI Sandiaga Uno di JSC Hive, Jalan Prof Dr Satrio, Setiabudi, Jakarta Selatan. (Aditya Fajar/detikcom)
Jakarta - Wakil gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno merespons wacana Pemprov DKI soal pembatasan kendaraan roda dua di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Menurutnya, perlu analisis menyeluruh sebelum melaksanakan wacana tersebut.

"Hemat saya, perlu melakukan kajian analisis terlebih dulu sebelum melaksanakan wacana itu," ujar Sandiaga di JSC Hive, Jalan Prof Dr Satrio, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (22/6/2017).



Menurut Sandi, Jakarta akan berkembang menjadi kota smart city dan smart mobility. Untuk itu, perlu adanya smart transportasi yang akan menunjang mobilitas warga DKI.

"Berkaitan dengan Jakarta Smart City (JSC) tentunya ini akan hadir dalam memberikan solusi-solusi terhadap permasalahan yang ada. Jadi jangan cepat-cepat dulu membuat kebijakan. Kita perlu mendengarkan ide-ide atau gagasan yang ada dengan data yang sudah dikaji dan analisis," jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan alasan wacana pembatasan kendaraan roda doa di Ibu Kota adalah kemacetan yang semakin parah. Dia sudah menggelar rapat di Polda Metro Jaya terkait wacana pembatasan itu.

"Ide itu berdasarkan rapat forum lalu lintas di Polda Metro Jaya terkait situasi Jakarta yang memang semakin macet, karena disebabkan banyaknya proyek yang saat ini sedang giat-giatnya dilakukan," kata Andri di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (20/6).

"Ada ide bagaimana pembatasan sepeda motor dengan rute ganjil-genap," tuturnya.
(adf/idh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed