Eksekutor Perampokan Sadis di Daan Mogot Hendak Kabur ke Bali

Eksekutor Perampokan Sadis di Daan Mogot Hendak Kabur ke Bali

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Selasa, 20 Jun 2017 13:38 WIB
Eksekutor Perampokan Sadis di Daan Mogot Hendak Kabur ke Bali
Rilis perampokan sadis di Daan Mogot/Foto: Istimewa
Jakarta - Tiga pelaku perampokan sadis di Daan Mogot, Jakarta Barat, ditangkap polisi di Blambangan, Banyuwangi. Polisi menyebut ketiga pelaku hendak kabur ke Bali.

"Karena mereka berencana hendak kabur ke Bali. Mereka tahu bahwa tak mungkin kabur ke Lampung karena Lampung sudah kami kuasai," ujar Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Rudy Heriyanto Adi Nugroho kepada wartawan di kamar mayat RSU dr Soetomo, Selasa (20/6/2017).



Rudy mengatakan, tiga pelaku yakni SFL, NZR, dan RCL ditangkap di sebuah rumah milik teman RCL pada Senin (20/6/2017) malam. Saat diinterogasi, SFL mengaku bahwa pistol yang digunakan untuk menembak mati Davidson dibuangnya di jalan by pass Sidoarjo.

Polisi percaya karena sebelum ke Banyuwangi, mereka sempat singgah di Sidoarjo. Saat menyusuri jalan by pass untuk mencari pistol yang dimaksud ke Sidoarjo, SFL melakukan perlawanan. SFL berusaha merebut pistol yang dibawa polisi.

Tak lama, dua letusan peluru ditembakkan polisi dan mengenai perut dan dada sebelah kiri SFL. SFL tewas dalam perjalanan ke rumah sakit.

[Gambas:Video 20detik]

"Ternyata alasan pistol dibuang adalah alibi pelaku saja untuk bisa melarikan diri," kata Hery.

Hery yakin, pistol rakitan tersebut masih berada di pelaku lain yang belum tertangkap. Hery mengatakan, komplotan ini beranggotakan lebih dari 10 orang. Hery masih berusaha mengejar sisa komplotan ini.

"Kami minta menyerah saja sebelum tertangkap oleh kami," tegas Hery.

Sebelumnya Davidson Tantono (31) dirampok di SPBU Jalan Raya Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Jumat (9/6) siang lalu. Korban dibuntuti sejak bertransaksi di BCA Green Garden.

Saat itu korban membawa uang tunai Rp 300 juta dari bank menggunakan mobil Toyota Innova. Dalam perjalanannya, ban mobil korban digembosi sehingga korban menepi di SPBU.

Ketika korban membuka pintu mobil, salah satu pelaku merampas tas korban berisi uang ratusan juta rupiah. Korban mencoba mempertahankan tasnya itu, namun pelaku menembaknya tepat di pelipis kepala sehingga korban meninggal dunia.


(iwd/ams)


Berita Terkait