DetikNews
Senin 19 Juni 2017, 15:30 WIB

Miryam Tak Hadir, Pansus Angket Bacakan Surat Penolakan dari KPK

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Miryam Tak Hadir, Pansus Angket Bacakan Surat Penolakan dari KPK Miryam tidak hadir di Rapat Pansus Angket KPK / Foto: Gibran Maulana Ibrahim/detikcom
Jakarta - Pansus Hak Angket KPK kembali rapat. Agenda rapat kali ini menentukan sikap atas surat penolakan KPK untuk mengizinkan Miryam S Haryani hadir ke DPR.

Pantauan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/6/2017), rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Pansus Angket KPK, Dossy Iskandar. Rapat diikuti anggota dan seluruh unsur pimpinan Pansus.

Surat penolakan KPK untuk menghadirkan Miryam lantas dibacakan. Ada beberapa poin di surat itu.

"Menurut pendapat KPK, upaya menghadirkan tersangka Miryam S Haryani dapat dikualifikasikan sebagai suatu tindakan mencegah, merintangi, menggagalkan secara langsung maupun tak langsung dalam proses penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di sidang pengadilan atau obstruction of justice (vide pasal 21 UU nomor 31 tahun 1999 jo UU nomor 20 tahun 2001) dan tersangka Miryam S Haryani saat ini sedang menjadi tahanan KPK," kata Wakil Ketua Pansus Angket KPK, Taufiqulhadi saat membacakan poin ke dua dalam surat.

Surat KPK tolak hadirkan Miryam ke Pansus Angket / Surat KPK tolak hadirkan Miryam ke Pansus Angket / Foto: Istimewa

Surat KPK tolak hadirkan Miryam ke Pansus Angket / Surat KPK tolak hadirkan Miryam ke Pansus Angket / Foto: Istimewa



Poin surat tersebut kemudian mendapat reaksi keras dari anggota Pansus. KPK disebut sedang mengancam DPR.

"Saya meminta pimpinan Pansus agar surat ini disikapi secara hukum juga khusus pada poin dua. Ini surat sungguh arogan dengan lambang garuda Pancasila muncul di DPR. Saya meminta surat ini disikapi secara hukum, khususnya pada poin dua," pinta Junimart Girsang.

Anggota Pansus F-Golkar John Kenedy Azis pun satu suara dengan Junimart. Begitu juga Masinton Pasaribu. Dossy lalu meminta semua anggota mengambil sikap atas surat penolakan dari KPK ini. Mereka semua setuju untuk mengirim surat panggilan kedua ke KPK untuk menghadirkan Miryam ke Pansus.

"Setuju pangilan kedua," kata Dossy sembari mengetuk palu.

Rapat selanjutnya ditutup untuk dilanjutkan ke agenda selanjutnya, yakni RDPU dengan tokoh dan aktivis. Rapat berlangsung dengan dipimpin Ketua Pansus Hak Angket KPK Agun Gunanjar.
(gbr/imk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed