DetikNews
Sabtu 17 Juni 2017, 14:16 WIB

1 Pelaku Tewas, Polisi Masih Buru 'Kapten' Perampokan di Daan Mogot

Parastiti Kharisma Putri - detikNews
1 Pelaku Tewas, Polisi Masih Buru Kapten Perampokan di Daan Mogot Pelaku perampokan di Daan Mogot, DTK dan TP, di RS Polri. (Parastiti Kharisma Putri/detikcom)
Jakarta - Polisi menembak mati IR, yang berperan sebagai wakil kapten perampokan di SPBU Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat. Saat ini polisi masih memburu 'kapten' atau eksekutor yang menewaskan Davidson Tantono (31) itu.

"Mudah-mudahan segera tangkap yang lain. Sekali lagi kepada tersangka lain untuk melaporkan diri," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (17/6/2017).

1 Pelaku Tewas, Polisi Masih Buru 'Kapten' Perampokan di Daan MogotRilis perampokan di Daan Mogot di RS Polri. (Parastiti Kharisma Putri/detikcom)

Argo menyebut total anggota komplotan perampok itu lebih dari 10 orang. Dia meminta masyarakat bersabar karena pelaku lain masih dalam pengejaran polisi.

"Ini pelaku lebih dari 10. Tapi sabar, kita pelan-pelan ungkap secara keseluruhan," ujar Argo.

Aksi perampokan sadis itu bak film Hollywood karena tiap pelaku punya tugas dan peran masing-masing. Dari mata-mata di bank hingga pelaku pengempisan ban mobil milik korban.

"TP berperan sebagai pengempis ban, M sebagai pem-backup pelaku, DTK sebagai mata-mata bank, IR mengawasi dan memilih calon korban," ucap Argo.

[Gambas:Video 20detik]



Aksi komplotan itu juga tak main-main. Selama April-Juni, mereka sudah beraksi sebanyak 23 kali di 23 lokasi.

"(Sebanyak) 23 tempat kejadian. Di Tangerang, Cirebon, Jakarta, di Bekasi, ada 23 lokasi. Sebanyak 23 kali perampokan, jadi sasarannya uang. Perampokan selama April sampai Juni, dua bulan ini sudah 23 kali," ujar Argo.

Komplotan perampok tersebut, kata Argo, juga kerap melukai korban saat melancarkan aksi. Saat tahu Davidson tewas, komplotan penjahat ini lalu berpencar ke berbagai wilayah di Indonesia.

"Kelompok ini biasanya melakukan perampokan itu nggak membunuh korban, minimal melukai. Kemarin membunuh kemudian semuanya bubar karena melakukan pembunuhan, semua menyebar ke mana-mana," tutur Argo.



Peristiwa perampokan itu terjadi di SPBU Jalan Raya Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Jumat (9/6) siang lalu. Korban dibuntuti sejak bertransaksi di BCA Green Garden.

Saat itu korban membawa uang tunai Rp 300 juta dari bank menggunakan mobil Toyota Innova. Dalam perjalanannya, ban mobil korban digembosi sehingga korban menepi di SPBU.

1 Pelaku Tewas, Polisi Masih Buru 'Kapten' Perampokan di Daan MogotBarang bukti yang diamankan polisi dari pelaku perampokan di Daan Mogot di RS Polri. (Parastiti Kharisma Putri/detikcom)


Ketika korban membuka pintu mobil, salah satu pelaku merampas tas korban berisi uang ratusan juta rupiah. Korban mencoba mempertahankan tasnya itu, namun pelaku menembaknya tepat di pelipis kepala sehingga korban meninggal dunia.

Rencana seperti ini mengingatkan pada film-film Hollywood tentang perampokan yang rapi dan terstruktur, seperti Italian Job dan Ocean Eleven's.
(ams/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed