Djarot berziarah ke TMP Kalibata. (Bisma Alief/detikcom) |
Djarot berziarah didampingi oleh Sekda DKI Saefullah dan jajaran satuan perangkat kerja daerah (SKPD). Selain itu, hadir Pangdam Jaya Mayjen TNI Jaswandi dan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Djarot didampingi Pangdam Jaya Mayjen TNI Jaswandi dan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan. (Bisma Alief/detikcom) |
Tiba sekitar pukul 07.30 WIB, Djarot langsung memasuki lapangan upacara untuk memimpin apel sebelum melakukan ziarah.
Semua peserta tampak khidmat mengikuti tiap prosesi upacara.
Djarot memimpin apel sebelum ziarah. (Bisma Alief/detikcom) |
Prosesi upacara antara lain penghormatan kepada arwah para pejuang, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga, dan penghormatan terakhir kepada arwah para pejuang.
Seusai upacara, mereka langsung menuju ke area pemakaman TMP Kalibata. Makan pertama yang mereka kunjungi adalah makam wali kota pertama Jakarta, Suwirjo. Djarot melakukan tabur bunga dan berdoa.
Setelah dari makam Suwirjo, mereka melanjutkan ziarah ke makam-makam pahlawan lain yang berada di lokasi. Usai berkeliling, Djarot menutup kunjungan ziarahnya ke TMP Kalibata dengan mengisi buku tamu. Dalam pesan yang dia tuliskan, Djarot berpesan agar semua warga bisa meneladani jasa para pahlawan untuk kejayaan Indonesia.
Djarot berpesan agar warga Jakarta meneladani jasa-jasa para pahlawan. (Bisma Alief/detikcom) |
"Teladani jasa para pahlawan melalui pengabdian terbaik dari kita semua untuk kejayaan Indonesia tercinta," tulis Djarot dalam buku tamu yang ditulisnya di TMP Kalibata.
Sebelum meninggalkan TMP Kalibata, Djarot, Iriawan, dan Jaswandi menyempatkan diri melakukan penghormatan terakhir kepada para pahlawan. (bis/aan)











































Djarot berziarah ke TMP Kalibata. (Bisma Alief/detikcom)
Djarot didampingi Pangdam Jaya Mayjen TNI Jaswandi dan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan. (Bisma Alief/detikcom)
Djarot memimpin apel sebelum ziarah. (Bisma Alief/detikcom)
Djarot berpesan agar warga Jakarta meneladani jasa-jasa para pahlawan. (Bisma Alief/detikcom)