1 Terduga Teroris Dibekuk saat Kerja Jadi Kuli Bangunan di Banten

1 Terduga Teroris Dibekuk saat Kerja Jadi Kuli Bangunan di Banten

Muhammad Iqbal - detikNews
Rabu, 07 Jun 2017 17:05 WIB
1 Terduga Teroris Dibekuk saat Kerja Jadi Kuli Bangunan di Banten
Lokasi penangkapan MK alias S di Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Banten. (Muhammad Iqbal/detikcom)
Cilegon - Terduga teroris yang ditangkap di Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Banten, diciduk oleh tim Densus 88 saat tengah asyik duduk untuk beristirahat sambil menyenderkan punggung di tembok. MK alias S ditangkap di sebuah bangunan rumah milik Holili yang setengah jadi.

Densus 88 menangkap S sekitar pukul 11.00 WIB. Sobirin, sesama kuli bangunan di rumah tersebut, menyatakan S sudah sejak 1 bulan terakhir bekerja sebagai kuli bangunan.

"Kurang-lebih satu setengah bulan kerja di sini, saya sudah kerja 2 hari di sini, dia baru masuk. Nggak tahu dia tadinya kerja di mana," kata Sobirin kepada detikcom saat ditemui di lokasi, Rabu (7/6/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ditemui di lokasi, Sobirin memperagakan proses penangkapan rekan kerjanya itu. Sobirin mengungkapkan lebih dari 10 orang datang menggunakan pakaian preman dilengkapi senjata api, yang disinyalir sebagai anggota Densus 88, kemudian langsung menangkap S.

"Jam 11 kira-kira tadi dibawanya, kayaknya (yang bawa) intel-intel kepolisian karena bawa senjata semua, banyak pakai mobil. Di sini mobilnya ada 4, tapi ada yang bawa sepeda motor 2, sebelah sana ada lagi katanya," kata Sobirin.

"Dia lagi duduk, langsung ditanya, 'Kamu Sulis bukan', dijawab, 'Iya', langsung diborgol, dibawa ke mobil, habis itu nggak tahu ke mana," ucapnya.
Sobirin memperagakan MK alias S duduk saat ditangkap personel Densus 88Sobirin memperagakan MK alias S duduk saat ditangkap personel Densus 88. (Muhammad Iqbal/detikcom)
Teman-teman satu kerjaan, kata Sobirin, tidak mengetahui secara pasti domisili dan asal S. Ia tertutup dan jarang mengobrol dengan teman-temannya.

"Paling ngobrolnya soal kerjaan di sini saja, selebihnya nggak pernah ngobrol," tuturnya.

Sebelumnya, dalam kesempatan terpisah, Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo menjelaskan 3 orang ditangkap secara terpisah. Ada yang di Cilegon, mal, dan lokasi lain. (try/try)


Berita Terkait