Humas PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Merak, Mario Sardadi Oetomo mengatakan, kesiapan Pelabuhan Merak menghadapi arus mudik mencapai 90 persen. Kesiapan itu meliputi perbaikan fasilitas pelabuhan, pengamanan, serta rekayasa lalu lintas di pelabuhan.
"Selain itu kita juga sudah melakukan rapat koordinasi dengan beberapa pihak yang turut mengatur kelancaran arus mudik seperti kepolisian dan Dinas Perhubungan," ujar Mario di Kota Cilegon, Senin (5/6/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelabuhan Merak Foto: Muhammad Iqbal-detikcom |
Khusus untuk di jalan tol, pihak ASDP menyediakan 2 titik yang berada di rest area Jalan Tol Tangerang-Merak arah Merak di kilometer 43 Balaraja dan kilometer 68 Serang Timur.
"Di jalan raya kita juga menjual tiket di tiga tempat, ada di Serdang (Kabupaten Serang-red), di simpang empat Grogol, dan di Hotel Mangku Putra Jalan Raya Merak," jelasnya.
Selain itu, penjualan tiket secara daring (online) juga sudah diberlakukan sejak 1 Juni. Ini dilakukan untuk mengurai kepadatan dan penumpukan penumpang di Pelabuhan Merak.
Untuk arus mudik tahun ini, PT ASDP mengoperasikan 6 pelabuhan. Dengan begitu, kemacetan yang biasa terjadi di Pelabuhan Merak dapat teratasi.
"Beberapa rekayasa arus lalu lintas dan peningkatan kualitas pelayanan seperti penambahan dermaga paling tidak kemacetan bisa diminimalisasi. Kita hanya berusaha meminimalisir kemacetan saja, tapi tidak menjanjikan lancar," ujarnya.
(fdn/fdn)












































Pelabuhan Merak Foto: Muhammad Iqbal-detikcom