Pergoki Pencuri Tabung Gas, Seorang Kakek di Medan Tewas Dibunuh

Pergoki Pencuri Tabung Gas, Seorang Kakek di Medan Tewas Dibunuh

Jefris Santama - detikNews
Selasa, 30 Mei 2017 18:19 WIB
Pergoki Pencuri Tabung Gas, Seorang Kakek di Medan Tewas Dibunuh
Polisi menunjukkan barang bukti yang digunakan pelaku pembunuhan/Foto: Jefris Santama-detikcom
Medan - Marsukil Samosir (81) ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya. Dari kesaksian para pelaku, Marsukil tewas karena memergoki aksi mereka.

Wakapolrestabes Medan AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan ketiga pelaku yakni RD (16), AD (16) dan PD (32). Saat penangkapan polisi juga menyita sejumlah barang.

"Pelaku tiga orang. Dua diantaranya masih dibawah umur," kata Tatan kepada wartawan di Mapolrestabes Medan, Selasa (30/5/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari tangan pelaku, petugas menyita satu unit HP, jam tangan serta dispenser," lanjut Tatan.

Di lokasi yang sama, Kapolsek Helvetia Kompol Trila Murni menambahkan, mayat Marsukil ditemukan pada Rabu (24/5) sekitar pukul 19.30 WIB di rumahnya yang berada di Jalan Setia Luhur, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Helvetia. Salah seorang saksi mencium aroma tidak sedap.

"Saksi Siti Aisyah mencium bau tak sedap pada saat di depan rumahnya. Kemudian, hal itu diteruskan ke kepala lingkungan kemudian ke polisi," kata Trila

Polisi yang mendapat laporan itu kemudian menuju ke lokasi. Di lokasi, korban ditemukan telungkup di ruang makan dalam kondisi tanpa busana dan bersimbah darah. Polisi yang melakukan penyelidikan kemudian menangkap pelaku pada Jumat (26/5).

"Tim Reskrim Polsek Helvetia beserta Timsus Jahtanras Polrestabes Medan melakukan penangkapan terhadap tersangka RD dan AD di Desa Sawit Seberang, Kecamatan Besitang, Langkat dan kemudian dilakukan penangkapan terhadap PD di Klambir V, Hamparan Perak," terang Trila.

Kepada polisi, pelaku mengaku melakukan aksi kriminalnya pada Senin (22/5). Mereka masuk melalui belakang rumah korban.

"Saat pelaku masuk ke dalam rumah dilihat korban. Pelaku RS memukul korban, kemudian pelaku PD mencekik korban dan membenturkan kepala korban ke lantai sampai berdarah," ujarnya.

"Setelah itu, para pelaku mengambil barang-barang korban berupa tabung gas, kompor gas, dispenser dan uang Rp 700 ribu yang ditampung oleh AD di belakang rumah korban," tambah Trila.

Kini, para pelaku sudah diamankan petugas untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara, barang bukti sudah disita petugas.



(ams/ams)


Berita Terkait