"Tim di sana berangkat untuk menyelidiki dan menangani kasus tersebut," kata Kepala Bidang KSDA Wilayah I BBKSDA Sumut, Mukhtar Amin Ahmadi kepada detikcom, Selasa (30/5/2017).
Sementara itu, Plt Kepala Seksi Perencanaan, Perlindungan dan Pengawetan BBKSDA Sumut, Herbert Aritonang mengungkapkan hal yang sama. Pihaknya masih mengumpulkan keterangan.
"Kita masih kumpulkan keterangan, yang pasti mengumpulkan keterangan dari kepala dusun dan kepala desa setempat," kata Herbert.
Seperti diberitakan, petugas menemukan bagian tubuh harimau jantan yang hilang seperti alat kelamin, kulit bagian kening, kumis dan ujung ekor. Dengan hilangnya bagian tubuh harimau tersebut, BBKSDA menduga ada indikasi perdagangan ilegal harimau.
"Kita lihat kemarin ada terbunuh harimau. Mungkin ada indikasi perdagangan ilegal harimau, ada bagian tubuh yang hilang. Tapi, itu kita harus memastikan. Harimau itu terkubur. Dikubur dengan kedalaman sekitar 20 cm," kata Mukhtar Amin Ahmadi, Sabtu (27/5). (idh/idh)











































