Dua Bom di Poso Diduga Didalangi Satu Kelompok
Jumat, 29 Apr 2005 14:27 WIB
Palu - Dua ledakan bom yang mengguncang Kota Poso, Sulawesi Tengah Kamis (28/4/2005) malam diduga didalangi oleh kelompok yang sama. Ada dugaan, ledakan bom ini terkait pengungkapan kasus korupsi. Dua bom itu meledak sekitar pukul 19.45 dan 21.41 WITA, Kamis (28/4/2005). Bom pertama terjadi di dekat Kantor Pusat Resolusi Konflik dan Perdamaian (PRKP) di Jl. Brigjen Katamso, Sintuwu. Sedangkan bom kedua terjadi di kantor Lembaga Penguatan Masyarakat Sipil (LPMS) di Jl. Wolter Monginsidi, Lawanga.Wakapolres Poso Kompol Ricky Naldo kepada wartawan di tempat kejadian perkara (TKP) di Jl. Monginsidi, Kelurahan Lawanga, Poso Kota, Jumat (29/4/2005), kedua bom itu berjenis sama. Dua bom itu terbuat dari black powder yang dikemas dalam wadah kaleng susu. Wakapolres menduga, dua bom ini dilakukan oleh kelompok yang sama. Motifnya, kemungkinan terkait aktivitas dua LSM itu yang aktif menyoroti kasus korupsi dana bantuan pengungsi atau jatah hidup dan bekalan hidup untuk warga Poso. "Ini kita dalami," ungkap dia. Sementara Kapolres Poso AKBP Soleh Hidayat yang ditemui wartawan di Mapolres Poso, Jl. an P. Sumatera, Poso Kota, hanya menyatakan, polisi tengah menyelidiki motif di balik peristiwa itu. "Ini bisa jadi ada kaitannya dengan konflik di Mamasa atau konflik kepentingan di antara kelompok-kelompok di Poso," ujarnya.Yang pasti, Kata Soleh, kelompok yang terlibat itu tidak ingin melihat suasana di Poso kembali kondusif.
(asy/)











































