Indonesia Kutuk Aksi Teror di Konser Ariana Grande

Indonesia Kutuk Aksi Teror di Konser Ariana Grande

Ray Jordan - detikNews
Selasa, 23 Mei 2017 17:52 WIB
Indonesia Kutuk Aksi Teror di Konser Ariana Grande
Menlu Retno LP Marsudi (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Konser musisi Amerika Serikat, Ariana Grande, di Manchester Arena, Inggris, berakhir dengan ledakan yang menewaskan 22 orang. Indonesia mengutuk keras aksi teror tersebut.

"Dalam kesempatan ini, saya ingin mengucapkan dukacita yang sangat dalam bagi korban dan keluarga korban dari serangan teror yang baru saja terjadi di Manchester," kata Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi saat ditemui di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/5/2017).

Retno mengatakan Indonesia mengutuk keras aksi teror tersebut. Dia mendapat informasi pelaku teror tewas dalam aksi tersebut.

"Tentu saja Indonesia mengutuk serangan yang baru saja terjadi," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Retno juga mengatakan KBRI London telah menugasi satu orang diplomat fungsi kekonsuleran ke Manchester untuk mendapatkan informasi langsung terkait korban.

"Seperti yang saya sampaikan tadi pagi bahwa kita juga mulai melakukan kontak dengan rumah-rumah sakit di sekitar Manchester," katanya.

Sejauh ini, sedikitnya 22 orang tewas dan 59 orang lainnya terluka akibat ledakan dalam konser Ariana Grande. Otoritas Inggris menyelidiki ledakan ini sebagai kasus terorisme.

Sedangkan sejumlah pejabat senior penegak hukum Amerika Serikat yang telah mendapatkan penjelasan dari otoritas Inggris mengungkapkan ledakan dipicu oleh bom bunuh diri dan jasad seorang pria yang diduga sebagai pelaku ditemukan di lokasi. (jor/idh)


Berita Terkait