DetikNews
Rabu 17 Mei 2017, 09:45 WIB

Dalam 3 Bulan, KCJ 2 Kali Turunkan Penumpang Perempuan karena Ribut

Audrey Santoso - detikNews
Dalam 3 Bulan, KCJ 2 Kali Turunkan Penumpang Perempuan karena Ribut Ilustrasi (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Juru bicara PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) Eva Chairunnisa mengatakan masalah keributan di KRL sudah beberapa kali terjadi. Setidaknya, dalam tiga bulan petugas KCJ sudah dua kali menurunkan penumpang karena berkelahi.

"Ada yang di gerbong KKW (kereta khusus wanita), ada yang di gerbong reguler. Kebetulan semuanya (yang berkelahi) perempuan sama perempuan," ujar Eva ketika berbincang dengan detikcom, Rabu (17/5/2017).

Dua peristiwa itu terjadi di Stasiun Duren Kalibata dan kereta jalur Kota-Bekasi. Perkelahian pun melibatkan sesama penumpang perempuan, salah satunya adalah peristiwa yang videonya viral. Dalam video itu, dua perempuan terlihat saling jambak rambut.

Eva pun berharap pengguna KRL dapat bekerja sama untuk menjaga ketertiban dan tidak melakukan hal yang mengganggu kenyamanan penumpang lain. Apabila menyebabkan keributan, penumpang akan diturunkan dari KRL.


"Manakala terjadi, yang bersangkutan akan kita turunkan di stasiun selanjutnya. Jika ada korbannya dan melapor, kami serahkan ke kepolisian," tegas Eva.

Seperti diketahui, beredar video viral dua wanita saling jambak rambut di salah satu kursi penumpang kereta khusus wanita KRL. PT KCJ memberikan klarifikasi, peristiwa itu terjadi pada April lalu.

Dalam video yang beredar viral itu, tampak suasana gerbong khusus wanita itu padat. Ada dua wanita yang saling jambak rambut, satu orang memakai masker dan baju berwarna abu-abu, sementara satunya memakai kacamata dan baju warna krem.


Entah apa yang menjadi pemicu kejadian tersebut. Penumpang lain berusaha melerai dan menyoraki kedua wanita tersebut.

Eva mengimbau seluruh penumpang sama-sama menjaga toleransi di dalam kereta. Dia mengingatkan, jika ada korban luka atau ada salah satu pihak yang merasa dirugikan, petugas tidak akan segan menurunkan penumpang tersebut dan menyerahkan kepada pihak berwajib.

"Kami mohon seluruh pengguna dapat menjaga ketertiban dan tidak membuat keributan untuk kenyamanan bersama baik di KRL dan di stasiun," tegas Eva.
(aud/elz)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed