DetikNews
Selasa 16 Mei 2017, 17:10 WIB

Ahok Minta Bedah Rumah Dilanjutkan, Sekda: Banyak Orang yang Butuh

Bisma Alief Laksana - detikNews
Ahok Minta Bedah Rumah Dilanjutkan, Sekda: Banyak Orang yang Butuh Djarot Saiful Hidayat saat meluncurkan program bedah rumah di Cilincing, Jakarta (Nathania Riris Michicco/detikcom)
Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menitipkan beberapa program kepada Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dan beberapa pejabat satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang menjenguknya di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Salah satu program yang diminta Ahok dilanjutkan adalah bedah rumah.

"Di antaranya pesannya itu, perumahan untuk orang-orang yang miskin. Terutama yang program perumahan di Cilincing itu (bedah rumah) dilanjutkan," ujar Sekda DKI Saefullah di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (16/5/2017).

Baca juga: Ahok Sehat, Berpesan Agar Program Bedah Rumah Dilanjutkan

Menurut Saefullah, program bedah rumah akan tetap dilanjutkan menggunakan dana CSR. Program tersebut diprediksi akan selesai pada November mendatang.

Saefullah mengatakan program bedah rumah harus terus dilanjutkan karena dianggap dibutuhkan orang banyak. Karena itu, Ahok memberikan saran agar anggaran 2018 juga dialokasikan untuk membeli material untuk bedah rumah.

"Kemudian program perumahan itu dibilang bagus dan ternyata orang banyak yang butuh. Dia (Ahok) kasih saran 2018 nanti beli-beli saja materialnya, genting, besi, pasir, semen, cat, baja ringannya, keramik," tutur Saefullah.

"Nanti yang ngerjain itu pasukan pelangi," ucapnya.

Dia mengatakan akan lebih banyak sertifikasi yang dilakukan dan diberikan kepada pasukan pelangi yang melakukan bedah rumah. Sertifikasi tersebut diberikan kepada tukang kayu, tukang batu, dan tukang baja ringan.

"Yang kemarin di antaranya dikasih sertifikasi ngecat, nanti mungkin ada sertifikasi pertukangan, tukang kayu, tukang batu, tukang baja ringan," kata Saefullah.

"Yang sudah terampil mau jadi pemborong dia keluar dari PPSU, nanti diganti orang lain," ujarnya.
(bis/fdn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed