DetikNews
Selasa 16 Mei 2017, 15:25 WIB

PT KCJ Tepis Anggapan Gerbong Perempuan di KRL Lebih Sangar

Aditya Mardiastuti - detikNews
PT KCJ Tepis Anggapan Gerbong Perempuan di KRL Lebih Sangar Viral video dua wanita jambak-jambakan di KRL (Foto: screenshoot video)
Jakarta - Beredar video dua wanita yang berada di gerbong perempuan KRL jambak-jambakan. PT Kereta Commuter Jabodetabek (KCJ) menyatakan kejadian itu hanya salah paham dan menepis anggapan gerbong perempuan lebih sangar.

"Saya juga melihat banyak yang bicara kalau gerbong KKW itu sangar atau sebutan lainnya. Sebenarnya nggak juga bisa digeneralisasi seperti itu karena setiap pagi saya juga naik KRL dan selalu di KKW. Banyak yang mengasumsikan itu menyeramkan karena penumpangnya galak-galak," ujar Vice Manager Komunikasi PT KCJ Eva Chairunisa lewat pesan singkat, Selasa (16/5/2017).



Eva meyakinkan masih banyak yang memberikan kursi kepada penumpang lainnya. Dia menyebut masih ada toleransi di KKW.

"Saya lihat juga kok penumpang di KKW toleransinya tinggi, mau membantu mencarikan kursi untuk penumpang yang membutuhkan kalau petugasnya sedang berada di ujung," jelasnya.

Dia berharap seluruh penumpang bisa bekerja sama demi kenyamanan. "Kita berharap penumpang bekerja sama untuk kenyamanan bersama dan saling toleransi," tutupnya.

Sebelumnya, diberitakan viral video dua wanita saling jambak di dalam KRL karena salah paham. Eva mengkonfirmasi peristiwa itu terjadi pada April lalu.

Pihak KCJ mengimbau para penumpang menjaga ketertiban dan toleransi ketika menggunakan layanannya. Jika terjadi keributan, sanksinya bervariasi, mulai diturunkan di stasiun terdekat atau diarahkan kepada pihak berwajib.
(ams/fjp)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed