DetikNews
Selasa 16 Mei 2017, 12:25 WIB

Jurus Tantui, Kungfu ala Muslim China

Kiki Larasati - detikNews
Jurus Tantui, Kungfu ala Muslim China Muslim China berlatih jurus tantui (Hilman/Trans7)
FOKUS BERITA: Jazirah Islam 2017
Zhoukou - Siapa yang tidak kenal Wong Fei Hung, Bruce Lee, atau Jackie Chan. Mereka adalah nama-nama legendaris dalam dunia kungfu.

Seni bela diri asli China ini memang sangat tersohor berkembang di lingkungan kuil Buddha. Kungfu memang lahir dan berkembang di kalangan para biksu. Tapi siapa menyangka, kungfu juga berkembang dan menjadi bagian budaya suku Hui, warga China pemeluk Islam.

Bahkan suku Hui memberi andil dalam perkembangan dan penyebaran kungfu. Gerakan yang diciptakan komunitas muslim menjadi dasar dalam kungfu kontemporer, yaitu jurus 'tantui'.

Jurus Tantui, Kung Fu ala Muslim TiongkokMuslim China berlatih jurus 'tantui'. (Hilman/Trans7)

Gerakan ini awalnya terdiri atas 28 tahap, mengikuti jumlah huruf hijaiyah. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, kini dilebur menjadi 10 gerakan.

Cerita tentang kungfu muslim ini membawa tim Jazirah Islam ke Kota Zhoukou di Provinsi Henan, China. Di sini, kungfu atau biasa disebut xin yi liuhe quan sudah menjadi tradisi ratusan tahun lamanya. Xin yi tidak mengenal umur dan jenis kelamin. Laki-laki, perempuan, tua, muda, semua bergelut dengan seni bela diri yang sudah mendarah daging ini.

Jurus Tantui, Kung Fu ala Muslim TiongkokKota Zhoukou (Hilman/Trans7)

Salah satunya adalah Zhou Jin Ji, yang sudah mendalami kungfu selama 17 tahun. Zhou Jin Ji cukup terkenal di kota ini. Karena meski perempuan, ia sangat mahir kungfu.

Bekal inilah yang membuat dia menjadi guru dan akhirnya setahun yang lalu mendirikan sekolah kungfu miliknya sendiri. Di halaman masjid tertua di Kota Zhoukou ini, Zhou Jin Ji bersama 40 muridnya biasa berlatih.

Jurus Tantui, Kung Fu ala Muslim TiongkokZhou Jin Ji melatih kungfu jurus 'tantui' (Hilman/Trans7)

"Ayah saya seorang ahli kungfu. Jadi saya tertarik pertama kali karena ayah saya. Awalnya ayah saya tidak mengizinkan saya berlatih kungfu. Namun, karena melihat saya sangat menyukai kungfu, akhirnya ayah mengirim saya ke sekolah kungfu," ungkap Zhou.

Meski seringkali ia hanya satu-satunya muslim yang mengikuti kompetisi, hal ini tidak menghalangi dan menyurutkan semangat perempuan berumur 28 tahun ini. Beruntung, teman-temannya mendukung dan tidak ada satu pun perlakukan tidak enak yang ia terima.

Saksikan kisah lengkap Zhou Jin Ji dan beladiri kung fu tantui dalam program "Jazirah Islam" di TRANS 7, pada Rabu 17 Mei 2017 pukul 15.15 WIB.
(ega/nwk)
FOKUS BERITA: Jazirah Islam 2017
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed