Menhub Budi Dicurhati ABK Kapal di Maluku soal Gaji

Menhub Budi Dicurhati ABK Kapal di Maluku soal Gaji

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Minggu, 07 Mei 2017 22:30 WIB
Menhub Budi Dicurhati ABK Kapal di Maluku soal Gaji
Foto: Gibran Maulana Ibrahim/detikcom
Maluku - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi terbang ke Maluku hari ini. Kunjungannya kali ini untuk meninjau kondisi Pelabuhan Tual.

Budi tiba di Bandara Karel Satsuitubun Langgur Tual, Maluku, Minggu (7/5/2017) sekitar pukul 18.15 WIT. Budi Karya ditemani Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub A Tonny Budiono, Direktur Kepelabuhan Kemenhub Mauritz HM Sibarani, dan rombongan lainnya.

Budi dan rombongan disambut dengan tradisi masyarakat setempat saat tiba di bandara. Rombongan lalu bertolak ke Pelabuhan Tual menggunakan mobil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menhub Budi Karya Sumadi di Pelabuhan TualMenhub Budi Karya Sumadi di Pelabuhan Tual Foto: Gibran Maulana Ibrahim/detikcom


Saat meninjau kondisi pelabuhan, Budi yang memakai kemeja putih dengan lengan digulung itu lalu menaiki kapal perintis pengangkut penumpang yang sedang bersandar di pelabuhan. Budi lalu berbincang dengan kapten dan beberapa anak buah kapal (ABK) itu. Rombongan ditemani Bupati Langgur saat menaiki kapal.

Menhub Budi Karya Sumadi di Pelabuhan TualMenhub Budi Karya Sumadi di Pelabuhan Tual Foto: Gibran Maulana Ibrahim/detikcom


Kapten dan para ABK kemudian bercerita tentang kondisi kapal mereka. Mereka juga mengadukan nasib terkait gaji hingga buku pelaut ke Budi.

"Sertifikat yang lengkap itu Rp 5 juta kalau mau urus, Pak. Nggak bisa di sini juga, harus ke Surabaya, berat di ongkos. Gaji kami Rp 2-3 juta, Pak Menteri," keluh salah seorang ABK.

Budi pun menanggapi keluhan tersebut. Dia berjanji akan segera mengirim tim untuk mengatasi permasalahan buku pelaut. ABK itu kemudian mengeluh lagi ke Budi.

"Kami ini sudah 1 tahun 4 bulan nggak pulang, Pak. Gaji kami Rp 2-3 juta, nggak cukup buat anak dan istri," ungkapnya.

"Tapi istrinya satu kan," balas Budi yang diikuti tawa seisi kapal.

Saat akan meninggalkan kapal, Budi kembali meyakinkan para ABK bahwa keluhan-keluhan tersebut akan ditampung dan segera dicari solusinya. Yang terpenting, awak kapal harus mengutamakan keselamatan dalam mengantar penumpang ke tempat tujuan.

"Yang penting bawa penumpang hati-hati," pesan Budi seraya berlalu. (gbr/dhn)


Berita Terkait