Pantauan di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (5/5/2017) relawan tersebut tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat diterima Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto dan Kabag Penum Mabes Polri Kombes Martinus Sitompul, mereka menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Foto: Relawan Penjaga NKRI mengirim tumpeng dan bunga untuk Polri/Faieq Hidayat/detikcom |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Globalisasi terbukti membawa dampak buruk ideologi bangsa. Masuknya paham-paham dari luar bertujuan merubah ideologi dan konstitusi bangsa membawa ancaman perpecahan dan hilangnya toleransi terhadap perbedaan," ujar Iwan.
Foto: Relawan Penjaga NKRI mengirim tumpeng dan bunga untuk Polri/Faieq Hidayat/detikcom |
Iwan mengatakan dasar negara Indonesia yaitu Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945 dan NKRI. Dasar negara tersebut merupakan warisan para pahlawan.
"Sejatinya, jika sebuah negara berada dalam kubangan radikalisme, intoleransi dan disintergrasi terdapat kepentingan yang menginginkan dan diuntungkan dengan situasi," ucap dia.
Dikesempatan yang sama, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto mengapresiasi dukungan masyarakat terhadap kinerja Polri yang mempertahankan keutuhan NKRI dan Pancasila. Setyo menyebut kegiatan tersebut bisa memotivasi kinerja Polri untuk menangkal radikalisme dan intoleransi.
"Ini momentum luar biasa saya mengucapkan terima kasih atas imbauan Kapolri bahwa masyarakat masih ada, yang menginginkan pancasila masih ada. Bisa memotivasi kami dan menangkal radikalisme dan menghilangkan intoleransi," kata Setyo. (fai/ams)











































Foto: Relawan Penjaga NKRI mengirim tumpeng dan bunga untuk Polri/Faieq Hidayat/detikcom
Foto: Relawan Penjaga NKRI mengirim tumpeng dan bunga untuk Polri/Faieq Hidayat/detikcom