"Memang di situ penerangan jalannya kurang, nanti kami koordinasi dengan pihak Pemkot Depok agar memperbanyak penerangan jalan umum di situ," kata Kapolresta Depok Kombes Herry Heryawan kepada detikcom, Kamis (27/4/2017).
Pengamatan detikcom, penerangan di Jalan Juanda begitu minim. Lampu jalan kurang terang sehingga pengendara harus ekstra waspada pada malam hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan berkoordinasi dengan Wali Kota agar CCTV diperbanyak, terutama di titik-titik rawan seperti di Jl Juanda dan Jl Raya Bogor. Tentunya keberadaan CCTV ini akan sangat membantu apabila terjadi suatu kejahatan," lanjutnya.
Polresta Depok juga akan bekerja sama dengan Pemkot Depok agar CCTV di tempat publik dapat diakses oleh polisi lewat aplikasi Halo Polisi. Dengan demikian, polisi bisa memantau secara langsung situasi di titik-titik yang terpasang CCTV itu.
"Kalau CCTV sudah terhubung ke aplikasi Halo Polisi tentunya kita lebih mudah mengawasinya, sehingga begitu ada kejadian kita bisa langsung menuju ke TKP," jelas Herry.
Sementara itu, Herry mengimbau warga untuk mengunduh aplikasi Halo Polisi secara gratis. Lewat aplikasi tersebut, masyarakat bisa memanfaatkan tombol panic button untuk memanggil polisi dalam situasi darurat tanpa harus menghubungi kantor polisi.
Taudik dibacok kawanan begal di Jl Raya Juanda, Kota Depok pada Rabu (26/4) pukul 02.30 WIB. Para pelaku berjumlah enam orang membawa kabur motor korban setelah menebas korban di bagian punggung dengan senjata tajam. (mei/aan)











































