"Enggak ada transisi sebenarnya. Yang kami siapkan adalah bagaimana janji kami bisa diterjemahkan dalam bentuk program dan anggaran dan akan dibicarakan dengan Pemda," ujar Anies di kediamannya di Jalan Lebak Bulus II Dalam, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (26/4/2017).
Anies mengatakan, tidak ada pergantian personalia dengan terpilihnya gubernur baru. Gubernur dan wakil gubernur yang baru datang dengan membawa program baru. Untuk itu perlu ada tim kecil dari pakar yang mengerti anggaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anies juga masih enggan berkomentar saat ditanya rencana perombakan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemprov DKI. "Nanti itu, masih panjang kalau itu," singkatnya.
Anies menuturkan, tim yang akan menerjemahkan janji kampanyenya menjadi program kerja dan anggaran akan bekerja setelah keputusan KPUD 4 Mei mendatang. "Nanti ada beberapa orang ditugasi, kan bukan saya dengan Bang Sandi saja, kami akan tugaskan beberapa orang untuk komunikasi dengan Pemda, masukan program dalam anggaran," tuturnya.
"Saya bersyukur Pak Basuki, Pak Djarot terbuka, menyadari bahwa penyusunan mulai sekarang dan kami akan komunikasi dengan teman DPRD untuk mulai dari sekarang," sambungnya.
Anies juga masih enggan merinci program apa aja yang akan dibahas dalam tim tersebut. "Kalau program banyak sekali, mana yang harus dimulai, mana yang bisa dilakukan. Mana yang sudah ada anggaran dan dilakukan penyesuaian," pungkasnya. (nvl/imk)











































