"Iya kita setiap malam sudah kita jaga," kata Kanitreskrim Polsek Kramat Jati AKP Edwin Pakpahan, kepada detikcom, Selasa (25/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Edwin menjelaskan sebelumnya juga sudah dilakukan upaya untuk mendamaikan dari RT, RW hingga kelurahan. Selain itu, juga ada polisi yang menjaga nonstop setiap malam libur. Namun menurut Edwin upaya tersebut belum juga bisa meredam tawuran antar remaja tersebut.
"Upaya kita sudah damaikan dari RT/RW sampai kelurahan. Terus tiap malam libur kita udah jagain nonstop. Tapi kalau petugas nggak ada bentar, mereka main (tawuran)," ungkapnya.
Edwin mengatakan awal penyebab terjadi tawuran karena perselisihan putaran balik (U-turn) depan Rumah Sakit Budi Asih.
"Dulu katanya masalah putaran depan RS Budi Asih. Namun dari Dishub sudah menutup itu tapi masih gitu juga," kata Edwin.
Tadi malam, tawuran kembali pecah di Jl Dewi Sartika. Akibat tawuran antarremaja tersebut, 2 orang menglami luka-luka. Sebelumnya, pada Senin (24/4) sore tawuran juga terjadi di lokasi ini. Penyebab tawuran karena petasan. (ibh/rvk)










































