Massa Pro-Ahok: Negara Tak Boleh Kalah dengan Kelompok Radikal

Massa Pro-Ahok: Negara Tak Boleh Kalah dengan Kelompok Radikal

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Selasa, 25 Apr 2017 10:18 WIB
Massa Pro-Ahok: Negara Tak Boleh Kalah dengan Kelompok Radikal
Massa pro-Ahok (Kanavino Ahmad Rizqo/detikcom)
Jakarta - Massa pro-Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah berkumpul di depan gedung Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mengawal jalannya sidang dugaan penistaan agama. Mereka melakukan aksi dari joget bersama hingga menggelar orasi.

Massa yang kebanyakan mengenakan pakaian kotak-kotak itu memulai kegiatan dengan menyanyikan lagu 'Indonesia Raya'. Setelah itu, mereka berjoget bersama di lokasi aksi di depan gedung Kementan, JL RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (25/4/2017).

Massa pro Ahok menggelar aksi di depan Gedung KementanMassa pro-Ahok menggelar aksi di depan gedung Kementan. (Kanavino Ahmad Rizqo/detikcom)

Salah seorang perwakilan massa aksi menggelar orasi di atas mobil komando. Dia berbicara tentang Islam dan kewajiban menyalatkan jenazah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi kita harus mensalatkan jenazah. Kita mengaku agama Islam yang paling mulia, tapi kita jangan menyatu dalam kemunafikan," ujar salah seorang orator di lokasi.

Massa pro Ahok menggelar aksi di depan Gedung KementanMassa pro-Ahok menggelar aksi di depan gedung Kementan. (Kanavino Ahmad Rizqo/detikcom)
Orator tersebut juga meminta masyarakat tidak menghasut satu sama lain. Sebab, kata dia, Islam mengajarkan kedamaian.

"Jangan mudah dihasut. Sekarang dusta di mana-mana, ber-Islam-lah seperti Islam-nya Nabi Muhammad," katanya.

Massa pro Ahok menggelar aksi di depan Gedung KementanMassa pro-Ahok menggelar aksi di depan gedung Kementan. (Kanavino Ahmad Rizqo/detikcom)
Selain itu, dia berharap negara tidak boleh kalah oleh adanya kelompok-kelompok radikal. Negara harus tetap menegakkan hukum kepada seluruh masyarakat.

"Negara tidak boleh kalah, tidak boleh kalah dengan kelompok radikal. Tegakkan kebenaran," tuturnya.

Orasi masih terus dilangsungkan secara bergantian di antara perwakilan massa aksi. Polisi juga bersiaga melakukan pengamanan di depan massa aksi. (ams/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads