Tawuran yang terjadi sejak Senin (24/4) tengah malam dapat dihentikan sekitar pukul 00.45 WIB, Selasa (25/4). Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo datang langsung ke lokasi.
"Beberapa ada yang akan kita tanya. Kita akan periksa dari kedua kubu. Kita yang penting kita setop. Hentikan dulu konflik, nanti kita identifikasi, cari solusi komprehensif," ungkap Andry di lokasi tawuran, Selasa (25/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tawuran antara dua kelompok pemuda juga dengan saling melempar batu dan petasan. Sejumlah warung yang berada di sekitar lokasi pun rusak akibat terkena lemparan itu.
"Petasan ya, jadi bukan bom molotov," tegas Andry.
Saat ini lalu lintas yang sempat tak bisa dilalui akibat tawuran sudah kembali normal. Namun sejumlah polisi masih terus berjaga di lokasi. Polisi juga sempat melepaskan tembakan gas airmata saat berusaha menghentikan tawuran.
"Ada beberapa kali (tembakan gas airmata). Anginnya ke sini (permukiman warga), jadi yang kena malah warga," ujar salah seorang warga yang tinggal tak jauh dari lokasi tawuran, Imung. (elz/elz)










































