"Sudah dapat. Sementara kesimpulan belum keterkaitan. Masih didalami aktivitas yang bersangkutan," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Boy Rafli Amar di kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (21/4/2017).
Hingga saat ini sudah ada 16 saksi yang diperiksa terkait kasus ini. Dua orang yang dicurigai itu pun diidentifikasi dari rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kecurigaan terhadap informasi foto tidak langsung menjawab bahwa itu adalah pelaku. Hanya dia tertangkap gambarnya, tertangkap, teridentifikasi pernah ada," imbuh Boy.
Dua orang tersebut sudah diperiksa. Namun kesimpulan sementara, dua orang itu tidak terkait dengan teror Novel.
"Nanti disampaikan Polda Metro Jaya. Sementara informasi yang kita terima belum berkait langsung dengan peristiwa terkait dengan penyerangan Novel," jelas Boy.
Novel Baswedan disiram air keras pada 11 April 2017 saat pulang ke rumah usai salat subuh di masjid. Akibat serangan itu, Novel mengalami luka dan harus menjalani perawatan di Singapura. (brt/fdn)











































