Hakim Cecar Saksi soal Bagi-bagi Duit ke Panitia Lelang

Sidang Korupsi e-KTP

Hakim Cecar Saksi soal Bagi-bagi Duit ke Panitia Lelang

Audrey Santoso, Faiq Hidayat - detikNews
Kamis, 20 Apr 2017 17:14 WIB
Hakim Cecar Saksi soal Bagi-bagi Duit ke Panitia Lelang
Foto: dok detikcom
Jakarta - Ketua panitia pengadaan barang dan jasa dalam kasus dugaan korupsi proyek e-KTP Drajat Wisnu Setyawan mengaku membagi-bagikan uang kepada panitia lelang dengan total Rp 60 juta. Menurutnya, uang itu untuk kegiatan operasional lelang.

"Saya baca BAP (berita acara pemeriksaan), Anda pernah bagi-bagikan kepada enam orang panitia lelang uang Rp 10 juta? Jadi totalnya Rp 60 juta? Saya bacakan BAP Saudara, Saudara mencari-cari uang dari sumber lain untuk memberi uang kepada enam panitia?" tanya hakim kepada Drajat dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2017).

"Ya. Iya, dari DIPA, itu yang jelas operasional lelang," jawab Drajat membenarkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian hakim mengkonfirmasi lagi peristiwa-peristiwa yang berkaitan dengan uang. Hakim menyebut ada tiga peristiwa, yaitu penerimaan USD 40 ribu, lalu soal Drajat mengantar uang ke kompleks DPR, dan tentang pemberian uang kepada auditor BPK.

"Iya," kata Drajat lagi membenarkan.

"Itu manipulasi, lo. Memang ada peraturannya begitu? Operasionalnya yang seperti apa?" cecar hakim.

"Bukan (manipulasi), Yang Mulia. Itu kan biaya operasional panitia lelang. Tidak ada (peraturannya)," kata Drajat.

"Lalu kenapa Anda lakukan? Ah, itu akal-akalan Saudara saja," kata hakim.

"Khilaf, Yang Mulia," jawab Drajat.

Drajat beralasan apa yang dilakukannya adalah atas perintah atasan. Namun hakim tidak percaya begitu saja karena, menurutnya, ada maksud-maksud tertentu.

"Saya takut karena uang besar. Pasti jadi sorotan. Tapi dia bilang, 'Siapa lagi kalau bukan kamu.' Itu salah satu bukti amarahnya yang buat saya takut," ujar Drajat. (dhn/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads