Amankan Pilkada DKI, Kapolri Tegaskan Netralitas Personel

Pilgub DKI Putaran Kedua

Amankan Pilkada DKI, Kapolri Tegaskan Netralitas Personel

Jabbar Ramdhani - detikNews
Selasa, 18 Apr 2017 11:55 WIB
Amankan Pilkada DKI, Kapolri Tegaskan Netralitas Personel
Kapolri Jenderal Tito Karnavian (Foto: Ari Saputra-detikcom)
Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan netralitas personel Polri dan TNI dalam Pilkada DKI Jakarta. Personel diminta fokus mengamankan jalannya pemungutan suara putaran kedua.

"Dalam pilkada ini hanya dua unsur yang tak memiliki hak pilih, yaitu TNI dan Polri. Makanya adalah dengan kita tak memiliki hak pilih itu kita diharapkan menjadi pihak yang netral dan pihak yang bisa melakukan pengamanan dengan baik," ujar Tito Karnavian memberikan pengarahan dalam apel pasukan untuk kesiapan pengamanan pilkada di Ecovention Ancol, Jakarta, Selasa (18/4/2017).

Pengamanan Pilkada DKI ditegaskan Tito menjadi barometer nasional. Sinergitas personel Polri dan prajurit TNI bersama unsur Linmas diperlukan untuk memastikan keamanan Ibu Kota pada pencoblosan besok, 19 April.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Insya Allah tugas ini akan kita lalui bersama. Dari pengalaman selama ini apa pun sulitnya gerakan massa beberapa waktu lalu, demo cukup besar, saya pribadi melihatnya kunci keberhasilan utamanya adalah kekompakan dan sinergi terutama unsur TNI dan Polri," imbuhnya.

Dalam pengamanan TPS yang jumlahnya, 13.034 TPS, Polri menempatkan minimal 1 personel dibantu satu prajurit TNI dan unsur Linmas. Kapolri sudah mewanti-wanti agar jajarannya bertindak tegas terhadap para pelanggar hukum yang mengganggu atau mengintimidasi pemilih saat berada di TPS.

"Kuncinya kecepatan, kita lokalisir. Mungkin saja ada problema di lapangan antara pendukung paslon tapi selagi kita cepat tangani tak akan meluas dan tak akan besar. Jadi kunci utama adalah sinergitas dan kekompakan dari unsur TNI-Polri," ujar Tito.



(fdn/idh)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads