"Sudah banyak survei yang menunjukkan pemahaman Pancasila yang semakin memudar. Persaudaraan kebangsaan pun semakin renggang. Pendidikan Pancasila solusinya," ujar Zulkifli dalam keterangan tertulis, Rabu (12/4/2017).
Zulkifli menjadi pembicara dalam acara Sinergi BPK dan MPR Goes to Campus, di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) di UNJ.
Pendidikan Pancasila, lanjut Ketua MPR, bisa disampaikan dengan metode yang tepat bagi generasi muda saat ini.
"Tentu cara dan metode pengajarannya disesuaikan dengan perkembangan zaman. Pendidikan Pancasila penting agar nilai-nilai luhur bangsa tetap terjaga,"jelasnya.
Zulkifli percaya penguatan kembali nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda akan membawa kemajuan untuk bangsa.
"Bangsa yang maju adalah bangsa yang mempunyai nilai-nilai. Kita punya Pancasila yang harus menjadi perilaku manusia Indonesia dalam kehidupan sehari-hari," pungkasnya. (ega/nwy)











































