Massa Bakar Rumah Terduga Pelaku Pencabulan 7 Anak di Riau

Massa Bakar Rumah Terduga Pelaku Pencabulan 7 Anak di Riau

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Rabu, 12 Apr 2017 03:35 WIB
Massa Bakar Rumah Terduga Pelaku Pencabulan 7 Anak di Riau
Foto: Chaidir Anwar T/detikcom
Pekanbaru - Rumah pelaku pencabulan, Budiman, di Kecamatan Pangkalan Lesung, Kab Pelalawan, Riau, dibakar massa. Pria tersebut dituding mencabuli 7 anak perempuan.

Kapolres Pelalawan AKBP Ari Wibowo mengatakan pembakaran rumah itu terjadi pada Selasa (11/4/2017) sekitar pukul 16.30 WIB. Sekelompok massa melampiaskan kemarahan terhadap pelaku dugaan pencabulan anak di bawah umur.

"Awalnya siang itu warga melaporkan ada kasus pencabulan itu ke Polsek Pangkalan Lesung. Atas laporan tersebut, tim langsung mendatangi TKP," kata Ari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedatangan tim, kata Ari, awalnya mencari pelaku. Namun saat itu pelaku tidak berada di rumah. Dari sana sebagian warga bersama polisi mencarinya.

Pada sore hari, pelaku berhasil dibekuk. Hanya, saat dilakukan pencarian, sebagian warga lainnya bertindak anarkistis dengan membakar rumah pelaku.

"Identitas para pelaku pembakaran rumah masih dalam penyelidikan," ucap Ari.


Pelaku pencabulan.Budiman, dituding warga sebagai pelaku pencabulan terhadap 7 anak perempuan. (Chaidir Anwar T/detikcom)


Pelaku, kata Ari, saat ini sudah diamankan untuk diperiksa. Sedangkan korbannya ada 7 anak perempuan di bawah umur yang diduga telah dicabuli.

"Modus pencabulan yang dilakukan pelaku dengan cara memperdaya anak-anak mengaji dengan memberikan ilmu zikir agar pintar mengaji. Tapi dengan syarat, anak-anak itu harus mau dicabuli," ujar Ari.

Untuk sementara, kata Ari, keluarga pelaku pencabulan diungsikan ke rumah anaknya yang bekerja di perusahaan perkebunan sawit.

"Kita juga melakukan penggalangan terhadap warga untuk tidak melakukan tindakan yang berlebihan," tutur Ari. (cha/nkn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini