Amien Rais: Pertemuan Tokoh di Rumah Prabowo Bicarakan Kebangsaan

Amien Rais: Pertemuan Tokoh di Rumah Prabowo Bicarakan Kebangsaan

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Selasa, 11 Apr 2017 01:06 WIB
Amien Rais: Pertemuan Tokoh di Rumah Prabowo Bicarakan Kebangsaan
Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom
Jakarta - Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais, mengungkapkan pertemuan antar tokoh yang digelar malam ini di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, untuk membicarakan masalah-masalah yang sedang dihadapi oleh bangsa Indonesia. Pilkada DKI juga turut dibincangkan dalam pertemuan tersebut.

"Yang dibicarakan itu masalah-masalah bangsa dan pilkada," kata Amien di Jl Kertanegara 4, Kebayoran Baru, Jaksel, Senin (10/4/2017).

Menurut Amien, ada kesepakatan dalam diskusi tersebut untuk mewujudkan Pilgub DKI putaran kedua berjalan dengan jujur dan adil. Dia turut mengkhawatirkan apabila calon gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menang karena proses yang curang, akan ada gerakan-gerakan koreksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu semacam kesepakatan bahwa pilkada putaran kedua itu harus betul-betul jujur, adil dan transparan tidak ada kecurangan. Kalau sampai Ahok menang karena curang saya kira akan ada gerakan-gerakan rekonstruksi. Gerakan-gerakan koreksi," ujar Amien.

Namun Amien tidak merinci kecurangan apa yang ada di Pilkada ini. Dia hanya menyebutkan bahwa kecurangan itu jelas sekali terlihat.

"Jelas sekali, terutama uang," imbuh Amien.

Sementara itu, Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan mengaku datang hanya untuk memenuhi undangan saja. Dia datang telat karena telah menyelesaikan kegiatan di Tasikmalaya.

"Iya saya terlambat tadi karena dari Tasik ke Bandung karena baru datang jam 9 diundang pak Prabowo untuk dialog kebangsaan. Saya mengikuti di ujungnya saya kira teman-teman lebih mendengarkan," terangnya.

Saat ditanya mengenai pertemuan ini tidak akan merusak hubungan dengan koalisi pemerintah, Zulkifli hanya mengatakan dialog harus dilakukan dengan siapa saja.

"Saya kira ini kan dialog kepada siapa saja boleh, jadi tidak merusak sama sekali," tuturnya.

(knv/jor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads