Sandiaga: Kami Harus Kerja Lebih Keras di Jakbar dan Jakut

Pilgub DKI Putaran Kedua

Sandiaga: Kami Harus Kerja Lebih Keras di Jakbar dan Jakut

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Senin, 10 Apr 2017 18:57 WIB
Sandiaga: Kami Harus Kerja Lebih Keras di Jakbar dan Jakut
Sandiaga Uno (Muhammad Ridho/detikcom)
Jakarta - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno khawatir terhadap potensi kecurangan di putaran kedua. Sandiaga menaruh perhatian khusus pada wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Barat.

"Jakarta Barat dan Jakarta Utara selalu menjadi tempat kami harus lebih bekerja keras. Pasukan kami, sekarang kami mengajak tim paslon nomor 2 dan KPUD menyisir sama-sama data invalid. Jadi ini bukan semata-mata mau mempersulit proses, tapi kita menghadirkan upaya pemilih yang jujur, adil, dan demokratis," kata Sandiaga di sela-sela pertemuan dengan pengusaha startup, di kantor Local.id, Jalan Sultan Iskandar Muda, Jakarta Selatan, Senin (10/4/2017).

Sandiaga mengatakan penyisiran DPT bermasalah akan menguntungkan semua pihak. Ia berharap finalisasi DPT dapat sesuai dengan harapan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan menyisir DPT bersama-sama, yang diuntungkan itu semua. Baik warga Jakarta, paslon nomor 2, paslon nomor 3, karena kita punya keyakinan bahwa semua berlangsung dengan adil dan tidak ada yang diuntungkan. Dengan begini, kita mengajak masyarakat, warga Jakarta, media juga ikut membahasnya. Masih ada sekitar sembilan hari untuk memfinalkan ini. Kita berharap akan terjadi sebuah kesepakatan yang disusul finalisasi dari DPT-nya," katanya.

Sebelumnya diberitakan, tim sukses Anies Baswedan-Sandiaga Uno menemukan sekitar 15 ribu pemilih ganda di daftar pemilih tetap (DPT) putaran kedua. Temuan ini didasarkan pada penyisiran yang dilakukan oleh tim pemenangan beberapa hari ini.

"Jadi jumlah DPT yang masuk, lakukan penyisiran, kami pada hari ini menemukan DPT ganda. Di Jakarta ada 15 ribuan. Saya beri contoh di Jakarta Utara ada 2.333," ujar Wakil Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandi, M Taufik, di Jl Cicurug No 6, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (9/4).

Taufik kemudian mencontohkan beberapa DPT ganda yang ada di Jakarta Utara. Ada nama orang yang ditemukan berjumlah dua di Pejagalan, Jakut.

"Wong Kendra Wijaya di penjaringan, ada namanya di TPS 8 dan TPS 9. Ada misalkan juga di Pejagalan. Lie Siauw Kiok itu juga ganda, alamatnya di Jembatan Dua," tuturnya.

Sunter Agung dan Pluit menjadi wilayah yang paling banyak di Jakut dengan jumlah pemilih ganda di atas 200. Selain itu, Taufik berharap soal DPT ini dapat dijalankan dengan baik karena itu dasar dari pelaksanaan pilkada yang baik. (fdu/imk)


Berita Terkait