Menurut Kepala SLB-B Pembina Kota Palembang, ketiga siswa yang mengikuti UN telah sesuai standarisasi pemerintah, mengingat ketiganya memiliki kemampuan setara dengan siswa di sekolah pada umumnya. Hanya saja tidak dapat mendengar dan berbicara.
"Tiga siswa ini kemampuan IQ sama dengan siswa di sekolah reguler, jadi kita daftarkan ikut UNPBT. Soal-soal sendiri dibuat oleh Pusmendik, berbeda dengan 10 siswa Tuna Grahita, " ujar Jumingan, saat memantau pelaksanaan ujian di SLB-B Pembina jalan Kebun Bunga Kota Palembang, Senin (10/04/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Widodo saat meninjau pelaksanaan ujian mengatakan, untuk pelaksanaan UN di Sumatera Selatan berjalan dengan baik dan mengalami peningkatan. Di mana pada tahun ini ada sekitar 34.182 siswa SMA yang melaksanakan UNBK dari total 61.068 siswa. Sementara untuk siswa SMK ada 24.223 siswa dari total 25.814 siswa.
"Tahun ini ada 56 persen siswa tingkat SMA yang melaksanakan UNBK dan 93 persen dari siswa tingkat SMK. Sehingga dengan UNBK ini akan meminimalisir terjadinya kecurangan," ujar Widodo.
Dia berharap, untuk tahun depan lebih banyak lagi sekolah yang dapat melaksanakan ujian berbasis komputer. Terutama untuk sekolah yang telah memiliki fasilitas lengkap, baik komputer dan fasilitas kelistrikan. Namun, untuk sekolah yang masih belum lengkap sarana dan prasarananya dapat menunggu dan tidak memaksakan. (rvk/idh)











































