Keluarga 4 Terduga Teroris Tuban Diberangkatkan ke Jatim

Keluarga 4 Terduga Teroris Tuban Diberangkatkan ke Jatim

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 10 Apr 2017 13:38 WIB
Keluarga 4 Terduga Teroris Tuban Diberangkatkan ke Jatim
Foto: Istimewa
Semarang - Keluarga dari empat terduga teroris Tuban yang berasal dari Jawa Tengah diberangkatkan ke Surabaya untuk mencocokkan identitas. Mereka berangkat dengan pengawalan polisi menuju Jawa Timur.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes (Pol) Djarod Padakova, mengatakan ada empat keluarga yang diberangkatkan yaitu dua dari Semarang, satu dari Kabupaten Kendal, dan satu dari Kabupaten Batang.

"Total ada 4 pelaku beralamat di wilayah Semarang yaitu Ngaliyan 1 orang, Semarang Utara 1 orang. Dua lainnya 1 dari Kabupaten Batang, 1 di Kendal." Kata Djarod di Presroom Polda Jateng, Jalan Pahlawan Semarang, Senin (10/4/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Djarod menjelaskan dua keluarga diberangkatkan menggunakan kereta api dengan pengawalan polisi. Sedangkan keluarga pelaku dari Kendal dan Batang menggunakan mobil.

"Memberikan bantuan pengawalan. Tadi pagi keluarga pelaku yang berasal dari Semarang menggunakan kereta dikawal anggota Polrestabes Semarang. Keluarga pelaku dari Batang dan Kendal tadi malam sudah berangkat pakai kendaraan," pungkasnya.

Djarod menambahkan, dari informasi yang diperoleh, 4 pelaku yang berasal dari Jawa Tengah meninggal saat penangkapan. Oleh sebab itu keluarga diberangkatkan untuk mencocokkan data.

"Ke Surabaya untuk memastikan itu anggota keluarga atau tidak, kalo benar ya dibawa jenazahnya," tandas Djarod.

Untuk diketahui, 4 pelaku yang sudah didentifikasi yaitu Satria Aditama warga Jalan Taman Karonsih Semarang, Yusdhistira Rostriprayogi warga Kabupaten Kendal, Endar Prasetyo warga Kabupaten Batang, dan satu orang berinisial RR warga Semarang Utara.

Sebelumnya sempat beredar identitas atas nama Adi Handoko warga Dukuh Limbangan, Kabupaten Batang. Namun saat didatangi ternyata pemilik nama sudah meninggal tahun 2015. Sementara itu terkait pelaku berinisial RR, kepolisian belum menjelaskan lebih detail.

"Itu KTP (atas nama Adi Handoko) milik kakaknya salah satu pelaku yang sudah meninggal sakit tipes," kata Djarod. (alg/mbr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini