4 Pengeroyok Sopir Taksi Online di Kuta Ditangkap

4 Pengeroyok Sopir Taksi Online di Kuta Ditangkap

Prins David Saut - detikNews
Sabtu, 08 Apr 2017 12:01 WIB
4 Pengeroyok Sopir Taksi Online di Kuta Ditangkap
Foto: Foto: Istimewa
Denpasar - Empat pelaku pengeroyokan sopir taksi online di kawasan wisata Kuta, Bali, ditangkap polisi. Motif pengeroyokan itu masih didalami.

"Diamankan di Jl Saraswati pada siang hari Jumat (7/4) kemarin," kata Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara kepada detikcom, Sabtu (8/4/2017).

Para pelaku yang diamankan jajaran Polsek Kuta itu adalah Made Karyawan alias Baglug (24), Ida Bagus Putu Oka Pujana alias Gus Breng (20), Kadek Sulendra Adi Putra alias Kadek Negara (21), dan Suartawan alias Lembek (27). Para pelaku bekerja sebagai sopir taksi konvensional dan private tour driver.
Taksi mengalami kerusakan.Taksi mengalami kerusakan. Foto: Istimewa


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, para pelaku dijerat dengan Pasal 351 KUHP dan terancam kurungan penjara selama 5 tahun. "Anggota mendatangi TKP untuk mencari saksi-saksi dan memeriksa CCTV di sekitar lokasi. Dari keterangan saksi-saksi dan CCTV, diperoleh para pelaku ini dan mereka sudah mengakui perbuatannya," ujar Sumara.

Tim Buser Polsek Kuta menangkap keempatnya saat tengah menunggu penumpang atau calon klien jasa tur pribadi di Jl Saraswati, Kuta, Bali. Dari keterangan para pelaku, tim menyita barang bukti balok kayu, kursi kayu, dan papan.

"Saat ini keterangan para pelaku masih didalami penyidik," ucap Sumara.

Peristiwa pengeroyokan ini terjadi pada Minggu (2/4) lalu di Jl Bidadari III, dekat lokasi jemput calon penumpang taksi online. Ida Kadek Anom (30) diberhentikan oleh sejumlah orang dan dikeroyok serta mobil Avanza putih yang dikendarainya dirusak.

Pengeroyokan dan perusakan itu diduga terjadi lantaran para pelaku tak senang ada taksi online beroperasi di wilayah mereka biasa menawarkan jasa taksi konvensional. Akibat pengeroyokan ini, Anom mengalami luka-luka di wajah dan tubuhnya. (aan/aan)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini