"Diamankan di Jl Saraswati pada siang hari Jumat (7/4) kemarin," kata Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara kepada detikcom, Sabtu (8/4/2017).
Para pelaku yang diamankan jajaran Polsek Kuta itu adalah Made Karyawan alias Baglug (24), Ida Bagus Putu Oka Pujana alias Gus Breng (20), Kadek Sulendra Adi Putra alias Kadek Negara (21), dan Suartawan alias Lembek (27). Para pelaku bekerja sebagai sopir taksi konvensional dan private tour driver.
Taksi mengalami kerusakan. Foto: Istimewa |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim Buser Polsek Kuta menangkap keempatnya saat tengah menunggu penumpang atau calon klien jasa tur pribadi di Jl Saraswati, Kuta, Bali. Dari keterangan para pelaku, tim menyita barang bukti balok kayu, kursi kayu, dan papan.
"Saat ini keterangan para pelaku masih didalami penyidik," ucap Sumara.
Peristiwa pengeroyokan ini terjadi pada Minggu (2/4) lalu di Jl Bidadari III, dekat lokasi jemput calon penumpang taksi online. Ida Kadek Anom (30) diberhentikan oleh sejumlah orang dan dikeroyok serta mobil Avanza putih yang dikendarainya dirusak.
Pengeroyokan dan perusakan itu diduga terjadi lantaran para pelaku tak senang ada taksi online beroperasi di wilayah mereka biasa menawarkan jasa taksi konvensional. Akibat pengeroyokan ini, Anom mengalami luka-luka di wajah dan tubuhnya. (aan/aan)











































Taksi mengalami kerusakan. Foto: Istimewa