Istri Ahok Temui Warga yang Anaknya Mikrosefalus

Istri Ahok Temui Warga yang Anaknya Mikrosefalus

Yulida Medistiara - detikNews
Kamis, 06 Apr 2017 14:46 WIB
Istri Ahok Temui Warga yang Anaknya Mikrosefalus
Foto: Yulida/detikcom
Jakarta - Istri cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Veronica Tan, hari ini blusukan mengunjungi warga yang sakit. Selain menemui warga yang tunanetra, Veronica menemui warga yang putranya menderita mikrosefalus di Manggarai, Jakarta Selatan.


Vero tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB, Kamis (6/4/2017), mengenakan kemeja cokelat dan celana hitam. Saat tiba, Vero disambut warga dan langsung menemui beberapa warga yang sakit, di antaranya anak kecil dan lansia.

Istri Ahok Temui Warga yang Anaknya MikrosefalusFoto: Yulida/detikcom

Salah satu warga yang ditemui Veronica adalah Ajeng (25). Anak Ajeng menderita mikrosefalus atau kepala kecil sejak lahir. Vero, yang didampingi tim medis saat melakukan kunjungan, langsung memeriksa kesehatan anak tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat diperiksa, anak berinisial A tersebut sedang sakit panas. Anak itu adalah pasien BPJS Mandiri yang membayar. Vero berencana akan membantu BPJS tersebut agar tidak bayar.

"Anaknya menderita mikrosefalus, 9 bulan baru ketahuan. Ibunya pasien BPJS Mandiri, nanti mau bantu BPJS yang tidak bayar," ujar Vero di Jl Puyuh, Manggarai, Jakarta Selatan, Kamis (6/4/2017).

Anak berinisial A ini rentan tertular penyakit dari orang lain karena dia memiliki kekebalan tubuh yang rendah. Anak tersebut juga kesulitan mengeluarkan dahak sehingga membutuhkan alat uap. Karena itu, Vero memberikan alat bantu uap atau nebulizer.

Istri Ahok Temui Warga yang Anaknya MikrosefalusFoto: Yulida/detikcom

Selain itu, Vero akan membantu Ajeng untuk memperoleh pekerjaan karena Ajeng merupakan lulusan SMK Paket C. Saat berbincang dengan Vero, Ajeng bercerita hingga kini dia tidak bisa bekerja lagi lantaran perusahaan belum ada yang mau menerimanya karena Paket C yang sering diragukan.

"Ibunya itu putus sekolah, sempat ikut Kejar Paket C, kita coba pantau. Ibunya punya semangat belajar, jadi kita akan bantu sebisa mungkin. Misalnya di RPTRA terdekat, tapi belum ada di sini karena RPTRA itu merekrut orang di sekitar lokasi tapi nanti kita coba cari jalan lainnya," ujar Vero.

"Kalau ibunya semangat, saya pikir apakah dekat dengan PKK, nanti saya lihat dan bantu. Yang penting ibunya bisa mendapat kerjaan," ujarnya.

Saat berbincang, memang Vero sempat bertanya-tanya tentang keahlian Ajeng, misalnya apakah bisa memasak dan lainnya. Dia juga sempat bertanya soal pelayanan di puskesmas atau rumah sakit ketika mengantar anaknya berobat.

Ajeng mengatakan, jika hanya berobat batuk dan flu, hanya diantar ke Puskesmas Kecamatan Tebet. Namun dia mengeluhkan antrean yang cukup lama hingga 2 jam baru dilayani. Vero mengatakan akan meminta timnya mengecek pelayanan di puskesmas tersebut.

"Kita akan lihat puskesmas seperti apa pelayanannya," ujarnya.

Setelah dari rumah Ajeng, Vero berkeliling kembali ke rumah warga yang lain dan menderita penyakit. Vero sempat berniat memberikan bantuan kursi roda kepada warga yang menderita sakit jantung dan kesulitan berjalan. Ia juga berinteraksi dengan warga lainnya. (tor/tor)


Berita Terkait