"Lokasinya itu sepi dan gelap kalau malam. Memang agak rawan," ujar Kapolda Lampung Irjen (Pol) Sudjarno kepada detikcom, Selasa (4/4/2017).
Polisi sedikit kesulitan dalam mengungkap kasus tersebut. Minimnya saksi dan petunjuk yang ada cukup menghambat polisi dalam mencari jejak para pelaku. Kamera CCTV (closed-circuit television) pun tidak ada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolda mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dalam berkendara. Terutama kaum perempuan diimbau tidak bepergian seorang diri, apalagi menjelang dan pada malam hari.
"Korban naik motor sendirian dan waktunya menjelang magrib. Kami senantiasa mengimbau warga untuk lebih berhati-hati dalam berkendara," ujarnya.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin (3/4) petang lalu. Saat itu Bella berpamitan kepada ibunda, Pajriah, untuk menemui temannya dengan mengendarai sepeda motor yang baru dibeli secara kredit.
Tetapi Bella tidak kunjung pulang saat itu. Korban ditemukan tewas di Dusun Karang Indah, Karang Anyar, sekitar pukul 18.30 WIB. Korban diduga dibegal karena motornya hilang.
Sesaat setelah dibegal, dalam keadaan luka bacok dan bersimbah darah, Bella berjalan kaki mencari pertolongan warga. Namun Bella kemudian ambruk dan ditemukan warga Karang Anyar.
Bella sempat dibawa ke bidan setempat. Sayang, nyawa Bella tidak tertolong karena luka parah yang dideritanya. Kini Polda Lampung membentuk tim untuk mengejar pelakunya. (mei/dhn)











































