Jafar Hafsah Mengaku Terima Duit Hampir Rp 1 Miliar dari Nazar

Sidang Korupsi e-KTP

Jafar Hafsah Mengaku Terima Duit Hampir Rp 1 Miliar dari Nazar

Rina Atriana, Haris Fadhil - detikNews
Senin, 03 Apr 2017 20:41 WIB
Jafar Hafsah Mengaku Terima Duit Hampir Rp 1 Miliar dari Nazar
Jafar Hafsah (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Mantan Ketua Fraksi Demokrat Jafar Hafsah mengaku menerima uang hampir Rp 1 miliar dari M Nazaruddin. Duit tersebut diklaim digunakan untuk kegiatan operasional.

Jafar dalam sidang langsung blak-blakan soal penerimaan sesuatu dari Nazaruddin saat dicecar pertanyaan. Jafar menegaskan uang yang diterima adalah pemberian Nazar, bukan permintaan.

"Pernah (terima). Biasa untuk operasional ketua fraksi karena dia (Nazaruddin) bendahara," ujar Jafar bersaksi dalam sidang lanjutan perkara e-KTP, Senin (3/4/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang jadi permasalahan itu, Pak Nazaruddin pernah beri dana ke saya, dana itu diberikan kepada saya dan saya pakai untuk operasional sebagai ketua fraksi," imbuh Jafar.

Jafar dalam sidang mengaku pernah menyampaikan keterangan kepada penyidik KPK soal penerimaan duit hampir Rp 1 miliar dari Nazar. "Saya tidak tahu persis, tapi hampir Rp 1 miliar, Rp 987 juta gitu, ada di BAP saya persisnya," sambungnya.

Menurutnya, dana tersebut dipakai untuk kegiatan fraksi, terutama kegiatan sosial. Selain itu, uang dari Nazar digunakan untuk pembinaan anggota DPRD provinsi atau kabupaten.

Baca juga: Nazaruddin: Jafar Hafsah Beli Mobil dari Uang e-KTP

Saat ditanya jaksa, Jafar juga mengaku memiliki Toyota Land Cruiser bernomor polisi B-1-MJH. Namun awalnya dia menegaskan mobil tersebut tidak terkait sama sekali dengan pemberian dari Nazar.

"Loh ini Anda bilang ada kaitannya?" tanya jaksa.

"Itu saya sampaikan mobil saya ada Land Cruiser saya, dan saya tukar tambah," ujarnya.

"Anda pakai uang itu?" tanya jaksa.

"Saya kira iya, saya nggak gitu ingat juga," ujarnya.

Sebelumnya, dalam persidangan hari ini, Muhammad Nazaruddin menyebut Jafar Hafsah ikut menerima duit e-KTP. Duit tersebut kemudian dibelikan mobil.

"Waktu itu Pak Jafar Hafsah jadi ketua fraksi, itu waktu Mas Anas jadi ketua umum. Ada uang dari e -KTP itu diminta Mas Anas untuk kasih ke Pak Jafar Hafsah untuk beli mobil," ujar Nazaruddin, Senin (3/4). (fdn/fdn)


Berita Terkait