Blusukan di Jakbar, Djarot Banggakan Bupati Kulonprogo

Pilgub DKI Putaran Kedua

Blusukan di Jakbar, Djarot Banggakan Bupati Kulonprogo

Nathania Riris Michico - detikNews
Senin, 03 Apr 2017 16:13 WIB
Blusukan di Jakbar, Djarot Banggakan Bupati Kulonprogo
Djarot di Jakarta Barat / Foto: Nathania Riris Michicco/detikcom
Jakarta - Saat berdialog dengan warga di Kampung Sawah, Jakarta Barat, Cawagub DKI Djarot Saiful Hidayat didampingi oleh Bupati terpilih Kulonprogo, Hasto Wardoyo. Dia memperkenalkan bupati yang berprofesi sebagai dokter spesialis kandungan itu pada warga setempat.

"Saya bersama Dokter Hasto, ini Bupati Kulonprogo, baru terpilih lagi untuk kedua kali, beliau mendapatkan suara lebih dari 86 persen, bayangkan. Dari PDI Perjuangan," kata Djarot di sela-sela pertemuannya dengan warga di Kampung Sawah, Jakarta Barat, Senin (3/4/2017).

Saat menyapa warga, Djarot mengatakan akan membangun musala di Kelurahan Kampung Sawah tersebut. Dia berjanji akan membangun musala yang ramah lingkungan bagi anak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tentang masalah musala tadi, 300 meter persegi cukup besar kalau pemilih ada wakaf kita bisa bangun di sana tidak hanya bangunan tapi ada halaman biar asri, anak-anak bisa main di situ," ujar Djarot.

Baca Juga: Beda Strategi Rangkul Pemilih: Anies Safari, Djarot Nostalgia

Di samping musala, selain tempat bermain, Djarot juga berencana membangun taman dan mendirikan majelis taklim, tempat pengajian anak dan bimbingan belajar.

"Jadi mari kita desain bersama, bagus, indah sehingga jadi tempat warga untuk kumpul. Saya tanggal 15 April aktif, kita akan bareng-bareng bangun," tuturnya.

Terkait kebutuhan ambulans, Djarot mengingatkan para warga untuk mengandalkan ambulans dari Puskesmas terdekat. Dengan adanya layanan ketuk pintu; dokter, perawat dan bidan disebut Djarot akan langsung menuju rumah warga yang sakit.

"Ambulans itu Pak RT, Pak RW nggak perlu beli sendiri, ngurusin repot. Siapa bayar sopir, bensin, kalau rusak bagaimana. Kalau butuh telepon ke Puskesmas saya jamin 20 menit ambulans datang. Lebih enak yang urus kami, karena kami pelayan warga ketimbang ngurus ambulans semdiri," ujar Djarot.

"Lebih baik ambulans dari kami sehingga kalau ada butuh ambulans telpon langsung datang," tambahnya.

Menyambung Djarot, Hasto Wardoyo mengatakan ingin mengajukan pembangunan SMP negeri untuk Kembangan Utara. Dia juga mendoakan agar Djarot kembali terpilih sebagai wakil gubernur DKI.

"Kita minta bangun SMP negeri di bekas kantor kecamatan Kembangan. Semoga Tuhan memberikan yang kedua kali untuk Pak Basuki dan Djarot merupakan suatu kebahagiaan kalau itu dilaksanakan," ujar Hasto.

Menimpali pernyataan itu, Djarot berjanji akan menambah jumlah SMP dan SMA negeri di sana. Nantinya, gedung SD yang tidak terpakai akan dialokasikan untuk gedung SMP/SMA.

"Untuk sekolahan kita kebanyakan SD, muridnya sudah banyak berkurang maka beberapa SD kita gabung, misalnya ada empat SD kita gabung jadi dua SD. Sekolahnya yang lama ini akan dibangun SMP dan SMA negeri supaya SD sama SMP seimbang," jelasnya.

Pembangunan SMP dan SMA negeri ini dirasa penting karena menurutnya, jumlah SD di Kembangan Utara jauh lebih banyak dari jumlah SMP maupun SMA. Namun dia berjanji akan mengkaji terlebih dahulu agar bisa melihat jumlah gedung sekolah yang bisa digabung menjadi SD dan SMP sekaligus.

"Kalau perlu SD negeri akan ditingkatkan jadi SMP, jadi akan kita lihat mana gedung yang bisa digabung jadi satu," tutupnya. (nth/imk)


Berita Terkait