"Pengungkapan ini hasil koordinasi dengan Densus 88 terkait keterlibatan jaringan teroris di Surakarta beberapa waktu lalu, " ujar Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, di Mapolda Sumsel jalan Jenderal Sudirman, Palembang.
Kedua terduga jaringan teroris berinisial C (39) dan T (41). Keduanya merupakan pemasok senjata api rakitan dari Oku Selatan ke Pulau Jawa, terutama pelaku teroris yang merencanakan aksi bom bunuh diri di Surakarta.
C dan T ditangkap Rabu (15/03/2017) malam sekita 23.30 WIB. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 2 senip rakitan jenis revolver dan 25 butir amunisi berukuran 5 mm hingga 9 mm yang rencanaya akan digunakan jaringan Abu Faisal.
"Pelaku ini pemasok senjata rakitan untuk digunakan oleh jaringan Abu Faisal dan masih ada kaitannya dengan rencana bom di Surakarta," tandasnya.
Jaringan-jaringan lain masih diburu. Saat ini, Polda Sumsel terus berkoordinasi dengan Densus 88.
Foto: Istimewa |












































Foto: Istimewa