Pertemuan tersebut berlangsung di ruang utama Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (13/3/2017). Jokowi didampingi oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
"Timsel ini diketuai oleh Bapak Mulya Siregar. Hampir seluruh anggota tim pansel hadir, hanya dua saja yang berhalangan. Seorang sedang ke luar negeri, dan satunya lagi sedang berhalangan. Jadi mewakili Kemenkeu," kata Lukman membuka pertemuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim Panitia Seleksi (Pansel) Badan Pengelola Keuangan Haji menemui Presiden Joko Widodo di Istana, Senin (13/3/2017) Foto: Ray Jordan/detikcom |
Dalam pertemuan, Mulya Siregar memperkenalkan satu per satu tim pansel yang hadir. Tim pansel melaporkan kinerja mereka yang dimulai sejak 24 November 2016 hingga 9 Maret 2017.
"Pada kesempatan ini kami Pansel Badan Pengelola Keuangan Haji menyampaikan perkenalan. Untuk pertama, saya Mulya Siregar. Wakil Ketua Yunus Husein. Kemudian Sekretaris Nursyam. Anggota ada enam orang, Alamsyah, Zainul dan akademisi Nazarudin Umar, Din Syamsuddin, kemudian Agil Daus," kata Mulya.
"Kemudian kami sampaikan kerja yang dilakukan pansel sejak 24 November (2016). Sejak menerima Keppres, 24 November, kami rapat dan memberikan pengumuman bahwa akan ada seleksi BPKH," tambah Mulya.
Pembicaraan dalam pertemuan kemudian dilakukan tertutup.
Tim Panitia Seleksi (Pansel) Badan Pengelola Keuangan Haji menemui Presiden Joko Widodo di Istana, Senin (13/3/2017) Foto: Ray Jordan/detikcom |











































Tim Panitia Seleksi (Pansel) Badan Pengelola Keuangan Haji menemui Presiden Joko Widodo di Istana, Senin (13/3/2017) Foto: Ray Jordan/detikcom
Tim Panitia Seleksi (Pansel) Badan Pengelola Keuangan Haji menemui Presiden Joko Widodo di Istana, Senin (13/3/2017) Foto: Ray Jordan/detikcom