Putaran Kedua, Timses Ahok Targetkan Dapat Dana Kampanye Rp 25 M

Pilgub DKI Putaran Kedua

Putaran Kedua, Timses Ahok Targetkan Dapat Dana Kampanye Rp 25 M

Nathania Riris Michico - detikNews
Selasa, 07 Mar 2017 18:45 WIB
Putaran Kedua, Timses Ahok Targetkan Dapat Dana Kampanye Rp 25 M
Konpers Timses Ahok-Djarot / Foto: Nathania Riris Michicco/detikcom
Jakarta - Tim pemenangan petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat kembali membuka patungan Kampanye Rakyat di putaran kedua Pilgub DKI. Pada putaran kedua ini, tim sukses Ahok-Djarot menargetkan jumlah dana patungan sebesar Rp 25 milyar.

"Terima kasih kepada sepuluh ribu lebih warga Jakarta yang sudah patungan, gotong royong sehingga putaran pertama lebih dari sepuluh ribu sudah patungan sebesar Rp 60,1 miliar untuk berjuang bersama demi Jakarta yang lebih baik," kata Bendahara Timses Ahok-Djarot, Charles Honoris di Posko Pemenangan Ahok-Djarot, Jalan Cemara, Jakarta Pusat, Selasa (7/3/2017).

"Kami kembali membuka rekening dana kampanye dengan target Rp 25 miliar dalam satu bulan ke depan," tambahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Patungan Kampanye Rakyat putaran kedua ini akan dimulai per hari ini hingga memasuki masa tenang. Sama seperti putaran pertama, patungan dana kampanye ini bisa dilakukan melalui sistem online, transfer dan setoran langsung ke bank.

"Tanggal 7 April diharapkan sudah terkumpul jadi terhitung dari hari ini kita tancap gas untuk segera mendukung kami untuk menyalurkan dana tersebut," ujar Charles.

Charles menjelaskan, di putaran pertama timses Ahok-Djarot berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 60,1 miliar, di mana sisa uang yang tidak memiliki kelengkapan data telah dikembalikan ke kas negara.

"Sedangkan, sisa dana dengan data lengkap masih diperbolehkan oleh KPU DKI untuk digunakan di putaran kedua," lanjutnya.

Artinya, Ahok-Djarot memasuki Pilgub putaran kedua ini dengan modal sebesar Rp 4,8 milyar. Total dana Kampanye Rakyat ini nantinya akan digunakan antara lain untuk melakukan pelatihan saksi TPS, pembuatan iklan serta keperluan logistik selama masa kampanye.

"Kita menargetkan Rp 25 miliar lagi dari patungan, jadi kalau ditotal di puataran kedua bisa Rp 29 miliar," tambahnya (nth/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads