"Lebih kepada apa sih program yang diusung Ahok-Djarot," ungkap Wasekjen PKB Maman Imanulhaq di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/3/2017).
Maman sendiri mengaku telah melakukan pertemuan dengan Djarot kemarin malam, Rabu (1/3). Ia juga menyatakan ikut datang ke Balai Kota DKI bersama Wasekjen PKB Daniel Johan hari ini untuk menemui Ahok, namun pulang lebih awal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita tahu problem kita hari ini adalah ada masjid yang digunakan untuk menyebarkan kebencian, ada isu SARA dan sebagainya. Gimana cara Ahok-Djarot mengantisipasi itu? Termasuk apakah ada program untuk para khatib akhirnya menjadi corong Islam yang moderat itu, Islam kebangsaan, Islam nusantara," tutur Maman.
"Bagaimana pemberdayaan terhadap guru-guru ngaji? dan kurikulum yang moderat karena Jakarta menjadi etalase Indonesia. kami membicarakan itu," sambungnya.
Maman menyebut PKB mendapat penjelasan yang cukup baik dari Ahok-Djarot terkait pembahasan tersebut. Pasangan yang lolos ke putaran Pilgub DKI itu dinilai menguasai materi terhadap isu-isu yang menjadi fokus PKB.
"(Hasilnya) positif, memuaskan. Sekali lagi Ahok-Djarot selalu bicara fakta dan data dan kami terima. Misalnya mereka tahu persis berapa khatib dan masjid dan sebagainya," jelas Maman. (elz/bag)











































