"PPP dan PKB paling memungkinkan walaupun mereka sebagai pendukung pemerintah. PAN juga mendukung pemerintah tapi dalam rangka kontrol atau melakukan pengawasan, kan. Kita komunikasi," ujar Ketua DPP PAN Yandri Susanto kepada detikcom dalam perbincangan, Jumat (24/2/2017).
Surat usulan 'Ahok-Gate' sudah dibacakan di paripurna penutup masa sidang Kamis (23/2) sore. Pada masa sidang berikutnya, yaitu pertengahan bulan Maret, sikap utuh dari masing anggota dan fraksi, menurut Yandri, baru dapat terlihat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun bila usulan hak angket tidak mendapat tambahan dukungan fraksi, hak angket sulit lolos.
"Kalau tidak ada penambahan, ya memang susah angket itu lolos karena dalam pengambilan keputusan suara mayoritas yang harus diikuti," ujarnya.
Soal posisi PAN sebagai partai pendukung pemerintah, Yandri menegaskan, 'Ahok-Gate' bukan bentuk perlawanan terhadap pemerintah. PAN hanya menjalankan fungsi kontrol.
"Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ini, kita memang harus tetap menjalankan fungsi kita masing-masing. Bukan berarti dalam pemerintahan kita, iya, tanpa ada kontrol. Itu kan kurang elok," jelasnya.
"Bukan karena faktor kebencian, tapi kita ingin membuat alur yang benar jika ada yang tidak benar. Kita gunakan hak kita sebagai anggota," pungkasnya. (gbr/fdn)










































