Mabes Polri Bentuk Biro Multimedia Hadapi Hagemoni Media Sosial

Mabes Polri Bentuk Biro Multimedia Hadapi Hagemoni Media Sosial

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Rabu, 22 Feb 2017 09:28 WIB
Mabes Polri Bentuk Biro Multimedia Hadapi Hagemoni Media Sosial
Kabiro Multimedia Brigjen Yan Fitri Halimansyah (Muhammad Fida Ul Haq/detikcom)
Jakarta - Mabes Polri berinisiatif menguatkan manajemen media dalam bidang dunia maya. Biro Multimedia dibentuk sebagai biro baru yang menjadi bagian dari Divisi Humas.

Brigjen Yan Fitri Halimansyah ditunjuk menjadi kepala biro yang baru dibentuk tersebut. Pengukuhan dipimpin langsung oleh Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar di kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jalan Adityawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (22/2/2017).

"Salah satu respons Polri melalui kebijakan Kapolri dalam manajemen media terutama dalam menghadapi hegemoni media sosial. Di mana kita sadari bahwa perkembangan penggiat media sosial di Indonesia termasuk luar biasa. Dengan penggunaan medsos yang lewat batas 100 juta, maka Polri merespons juga menjadi institusi negara yang dalam tugas melayani masyarakat harus menjadikan media sosial sebagai sarana komunikasi dengan publik," kata Boy dalam sambutannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Boy mengatakan Biro Multimedia akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat di dunia maya. Melalui sosialisasi yang gencar tersebut diharapkan dapat mengajak masyarakat menjadi lebih patuh hukum.

"Dalam penegakan hukum juga ada yang sifatnya pencegahan. Dengan komunikasi masyarakat, kita juga membangun semangat pencegahan," katanya.

"Komunikasi intens dengan masyarakat yang terpola dan sistematis diharapkan jadi sarana dalam membangun masyarakat Indonesia yang patuh hukum," sambungnya.

Boy mengingatkan tugas Biro Multimedia bukanlah upaya penindakan hukum, melainkan lebih kepada pencegahan.

"Biro Multimedia tentu berbeda dengan cyber crime, yang melakukan penindakan, kami lebih kepada pencegahan," katanya.

Sementara itu, Brigjen Yan Fitri Halimansyah mengatakan akan melaksanakan amanah tersebut dengan sebaik mungkin. Tugas utamanya adalah memberikan edukasi kepada masyarakat melalui dunia maya.

"Ya nantinya kita akan melakukan, yang seperti disampaikan Pak Kadiv, kita sebagai public relation. Tentunya sebagai public relation di Indonesia, kita akan memberikan penerangan dan edukasi pada masyarakat," katanya. (fdu/rna)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads