Pantauan detikcom, Djarot tiba di lokasi pada Selasa (21/2/2017) sekitar pukul 09.20 WIB. Djarot mengenakan celana bahan panjang berwarna hitam, topi, kaus berkerah berwarna hijau, dan jaket antiair berwarna biru.
Kedatangan Djarot pun disambut meriah oleh para pengungsi yang berkumpul di halaman sebuah rumah sewa/kontrakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum, Pak," jawab warga pengungsi serentak.
"Pokoknya ibu-ibu ini dijaga anaknya jangan sampai sakit," ujar Djarot.
Wagub Djarot meninjau lokasi dan pengungsi banjir. (Cico/detikcom) |
Djarot berbincang dengan warga dan menanyakan kebutuhan anak-anak di pengungsian yang masih kurang. Ibu-ibu yang berada di lokasi menyebut stok obat-obatan dan popok bagi bayi masih sedikit.
"Ya nanti kebutuhannya diberi tahu biar bisa dibeli apa yang masih kurang, minyak telon, Pampers. Kalau minyak wangi mau ndak?" tanya Djarot berseloroh diiringi tawa ibu-ibu.
Setelah itu, Djarot berkeliling meninjau banjir. Banjir yang diakibatkan meluapnya Kali Sunter itu memang cukup deras sehingga warga menyiapkan tali di sepanjang gang kecil bagi warga yang ingin lewat.
"Hati-hati jangan sampai terseret ya," kata Djarot kepada warga.
Banjir terparah terjadi di RT 12 RW 13, yang ketinggian airnya mencapai 2 meter. Djarot sempat melihat derasnya air di Kali Sunter.
"Ibu-ibu tolong dijaga anaknya jangan bermain banjir, takut terseret, ini cukup deras dan dalam," ujar Djarot lagi.
Setelah memantau lokasi banjir, Djarot juga meninjau PAUD di RT 13. Djarot berharap taman bermain di PAUD serta wahana seperti ayunan bisa diperbaiki agar bisa digunakan.
Lalu Djarot menyempatkan diri melayat warga yang meninggal dunia di RT 12 akibat sakit. Djarot masuk ke rumah dan memanjatkan doa bersama warga lain. Dia mengingatkan setiap warga menjaga kesehatan selama musim hujan.
Wagub Djarot meninjau lokasi dan pengungsi banjir. (Cico/detikcom) |
Djarot juga menyapa warga setempat yang menyiapkan posko darurat bagi warga yang mengungsi. Djarot memuji tindakan para ibu-ibu yang menyiapkan bahan baku, seperti minyak goreng dan beras, bagi warga pengungsi tersebut.
"Ini hebat ini, dari warga untuk warga. Pokoknya semangat ya," tutup Djarot. (nth/rvk)












































Wagub Djarot meninjau lokasi dan pengungsi banjir. (Cico/detikcom)
Wagub Djarot meninjau lokasi dan pengungsi banjir. (Cico/detikcom)