"Pasangan calon yang didukung oleh PAN telah menyatakan dirinya kalah dalam Pilkada DKI dan sudah menyampaikan hal tersebut kepada media dan sudah memberikan semangat kepada paslon lainnya yang diharapkan akan maju di putaran kedua," ujar Sekjen PAN Eddy Soeparno di kantor PAN, Jalan Senopati 113, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (16/2/2017).
Eddy menegaskan PAN masih tergabung sebagai anggota koalisi pengusung Agus-Sylvi. Oleh sebab itu, mereka akan lebih dahulu mengadakan konsolidasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah itu, PAN akan melakukan konsolidasi internal. Semua elemen di partai harus diajak berembuk.
"Setelah itu lalu diputuskan oleh pimpinan PAN dari rapat pleno dari Mahkamah Pertimbangan partai, termasuk dari pengurus harian. Setelah itu, baru bisa menentukan sikap PAN berikutnya," ujarnya.
"Jadi proses ini harus kita lalui dulu. Sebelum kita tentukan, apa pun yang kita katakan sekarang sifatnya hanya hipotesis yang hanya asumsi, tidak ada manfaatnya bagi teman-teman atau publik," sambung Eddy.
Eddy mengatakan, dalam waktu dekat PAN bisa menyatakan langkah berikutnya terkait pilkada putaran kedua DKI. PAN tidak hanya memprioritaskan Pilkada DKI, tapi juga 100 daerah lainnya.
"Jadi kemarin kita baru lakukan rapat internal DPP PAN, tidak hanya Pilkada DKI, tapi juga 100 pilkada yang ada, karena kader PAN yang turun di pilkada lain justru malah prioritas pilkada nasional. Oleh karena itu, Pilkada DKI ini kita pastikan setelah kita lakukan tahapan tahapan, yang tadi saya jelaskan lebih detail," pungkasnya. (imk/imk)











































