"Ini merupakan fitnah yang paling sadis yang diterima oleh Pak SBY, sebenarnya tidak boleh terjadi," kata Syarief di kediaman SBY, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, (14/2/2017).
"Kami menyadari bahwa serangan saat ini memang tidak berdiri sendiri, ya. Jadi dari awal, dari 411 dan seterusnya, ini kelihatannya memang serangannya tidak pernah berhenti," sambungnya.
Syarief menjelaskan kasus ini harus dibuka kembali supaya jelas. Alasannya, dalam hal ini yang diserang adalah SBY pribadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Syarief juga mengatakan, kalau diperlukan, pejabat-pejabat hukum yang dulu menangani kasus Antasari harus dipanggil kembali.
"Ya kan semua orangnya juga masih ada. Jadi, kalau diperlukan, harus dipanggil kembali dan kasus dibuka kembali. Supaya jelas bahwa Pak SBY tidak terlibat dalam kriminalisasi kasus Antasari," tuturnya. (idh/dkp)











































