Hingga malam ini, para korban longsor mengungsi ke rumah kerabat atau tetangganya yang dinilai aman. Sebab, dikhawatirkan masih akan terjadi longsor susulan.
Longsor di Situbondo. Foto: Ghazali Dasuqi/ detikcom |
"Kejadiannya tadi sore. Berdasarkan laporan dari anggota di lapangan, ada 7 rumah warga yang rusak berat akibat longsor," kata Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono, Sabtu (11/2/2017) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Longsor di Situbondo. Foto: Ghazali Dasuqi/ detikcom |
Peristiwa longsor di Desa Alas Tengah terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, hujan deras memang mengguyur wilayah tersebut. Diduga karena kondisi tanah yang labil karena terus diguyur hujan, tiba-tiba terjadi longsor dari atas tebing berketinggian sekitar belasan meter, yang lokasinya tak jauh dari pemukiman warga.
Longsor di Situbondo. Foto: Ghazali Dasuqi/ detikcom |
Material longsor itu langsung menghantam dan merusak rumah-rumah warga yang ada di bawahnya. Insiden ini sempat membuat warga panik hingga langsung berhamburan keluar rumah. Puriyono mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
"Sementara dalam kejadian ini dilaporkan tidak ada korban jiwa. Tapi malam ini warga yang rumahnya rusak, mengungsi ke rumah saudara atau tetangga yang aman dari ancaman longsor," tandas Puriyono.
Berdasarkan data BPBD Situbondo, sebanyak 7 rumah rusak berat itu, seluruuhnya berada di Dusun Krajan RT 003 RW 001, Desa Alas Tengah, Kecamatan Sumbermalang. Antara lain, milik Latip (25), Sutamar (51), Muhiddin (43), Juno (37), Muhari (77), Mohati (47) dan Srakmi (53).
"Kami juga mengimbau agar warga di daerah pegunungan yang mempunyai resiko tanah longsor untuk lebih waspada. Khususnya selama musim penghujan seperti sekarang," saran Puriyono. (nkn/nkn)












































Longsor di Situbondo. Foto: Ghazali Dasuqi/ detikcom
Longsor di Situbondo. Foto: Ghazali Dasuqi/ detikcom
Longsor di Situbondo. Foto: Ghazali Dasuqi/ detikcom