Chappy Hakim Minta Maaf soal Insiden di Komisi VII DPR

Chappy Hakim Minta Maaf soal Insiden di Komisi VII DPR

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Kamis, 09 Feb 2017 22:36 WIB
Chappy Hakim Minta Maaf soal Insiden di Komisi VII DPR
Chappy Hakim (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Presdir Freeport Chappy Hakim mengaku sempat mempertanyakan tanggapan anggota Komisi VII Mukhtar Tompo seusai rapat di DPR. Dia minta maaf karena insiden tersebut menjadi polemik.

"Hal yang terjadi selesai rapat Komisi VII hari ini adalah hal yang tidak diinginkan oleh pihak mana pun. Dengan tulus, saya memohon maaf kepada Komisi VII DPR atas polemik yang terjadi," kata Chappy dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Kamis (9/2/2017).

Chappy menjelaskan insiden itu terjadi seusai rapat kerja Komisi VII dan sembilan perusahaan tambang lainnya, termasuk Freeport, yang berjalan kondusif dan konstruktif. Dia menyebut tidak ada aksi pemukulan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada saat Pak Mukhtar menghampiri saya, saya mempertanyakan tanggapannya mengenai ketidakkonsistenan dan meminta Pak Mukhtar menunjukkan ketidakkonsistenan tersebut," ungkapnya.

Dia menegaskan menghargai Komisi VII DPR serta pertanyaan dan masukannya. Chappy juga menyatakan akan mematuhi hukum yang berlaku di Indonesia.

"Saya memastikan akan tetap mematuhi hukum dan seluruh peraturan di Indonesia. Saya berharap dapat terus bekerja sama dan berkontribusi kepada seluruh pemangku kepentingan di Papua dan Indonesia," papar Chappy.

Sebelumnya, Mukhtar mengaku ditunjuk-tunjuk oleh Chappy Hakim seusai rapat kerja Komisi VII dengan PT Freeport Indonesia. Setelah rapat ditutup, dia lalu menghampiri para mitra Komisi VII yang mengikuti rapat untuk bersalaman. Namun, saat hendak mengajak bersalaman dengan Chappy, Mukhtar ditolak.

"Sampai di sana mau jabat tangan ditampias saya punya tangan. Baru dia langsung tunjuk ke arah dada saya," kata Mukhtar di gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/2/2017). (adf/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads