Hal itu diungkapkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian usai memberikan materi di Akademi Kepolisian Semarang. Kapolri menjelaskan penyerangan Mapolsek Cisolok dipicu ditangkapnya nelayan yang melanggar hukum karena menjual benur lobster ke jaringan penjual lobster ke luar negeri.
"Mereka cari makan dari situ, ini masalah perut. Dari Polsek kemarin dapat info ini pelanggaran hukum, maka dilakukan penangkapan kepada nelayan yang menjual ke jaringan penjual lobster ke luar negeri," kata Tito, Sabtu (4/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Perusakan Mapolsek Cisolok Diduga karena Operasi Benur Lobster
Kapolri menambahkan, proses penegakan hukum tetap berjalan, namun pihaknya tetap berusaha mencari jakan keluar terbaik termasuk untuk para nelayan.
Foto: Suasana di Mapolsek Cisolok (Alamsyah-detikcom) |
"Lakukan, satu, menenangkan suansana, penegakan hukum sambil cari jalan kekuar sambil bagaimana nelayan ini diberikan pemahaman menjual lobster tidak dijual ke luar negeri. Kemudian diberdayakan mungkin ada induk semai yang bisa menampung. Jadi bisa win-win solution," terang Tito.
Baca juga: Polsek Cisolok Rusak Diserang, Aktivitas Pelayanan Kembali Normal (alg/jor)












































Foto: Suasana di Mapolsek Cisolok (Alamsyah-detikcom)