Polisi Cari Jalan Keluar Terkait Perusakan Mapolsek Cisolok

Polisi Cari Jalan Keluar Terkait Perusakan Mapolsek Cisolok

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Sabtu, 04 Feb 2017 18:47 WIB
Polisi Cari Jalan Keluar Terkait Perusakan Mapolsek Cisolok
Foto: Grandyos Zafna
Semarang - Kepolisian mencari jalan keluar terkait permasalahan yang diduga menjadi penyebab perusakan Mapolsek Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat. Pemahaman juga berusaha diberikan kepada para nelayan agar tidak menjual benur lobster ke pihak asing.

Hal itu diungkapkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian usai memberikan materi di Akademi Kepolisian Semarang. Kapolri menjelaskan penyerangan Mapolsek Cisolok dipicu ditangkapnya nelayan yang melanggar hukum karena menjual benur lobster ke jaringan penjual lobster ke luar negeri.

"Mereka cari makan dari situ, ini masalah perut. Dari Polsek kemarin dapat info ini pelanggaran hukum, maka dilakukan penangkapan kepada nelayan yang menjual ke jaringan penjual lobster ke luar negeri," kata Tito, Sabtu (4/3/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penangkapan tersebut ternyata berujung pada perusakan Mapolsek Cisolok pada hari Jumat (3/2) kemarin. Selain mapolsek, satu mobil berwarna hitam juga ikut dirusak.

Baca juga: Perusakan Mapolsek Cisolok Diduga karena Operasi Benur Lobster

Kapolri menambahkan, proses penegakan hukum tetap berjalan, namun pihaknya tetap berusaha mencari jakan keluar terbaik termasuk untuk para nelayan.
Polisi Cari Jalan Keluar Terkait Perusakan Mapolsek CisolokFoto: Suasana di Mapolsek Cisolok (Alamsyah-detikcom)

"Lakukan, satu, menenangkan suansana, penegakan hukum sambil cari jalan kekuar sambil bagaimana nelayan ini diberikan pemahaman menjual lobster tidak dijual ke luar negeri. Kemudian diberdayakan mungkin ada induk semai yang bisa menampung. Jadi bisa win-win solution," terang Tito.

Baca juga: Polsek Cisolok Rusak Diserang, Aktivitas Pelayanan Kembali Normal (alg/jor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads