Berhasil Tata Lalu Lintas dan Angkutan, Makassar Raih Penghargaan

Berhasil Tata Lalu Lintas dan Angkutan, Makassar Raih Penghargaan

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Selasa, 31 Jan 2017 15:06 WIB
Berhasil Tata Lalu Lintas dan Angkutan, Makassar Raih Penghargaan
Foto: Dok Pemkot Makassar
Makassar - Kementerian Perhubungan memberikan piala penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) 2016 kepada Kota Makassar. Penghargaan diberikan untuk dua kategori, Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Penghargaan diberikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya pada Ramdhan Pomanto di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (31/1/2017). Pemberian penghargaan disaksikan Wapres Jusuf Kalla dan Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Pudji Hartanto.

Selain Pemkot Makassar, ada kepala-kepala daerah lainnya se-Indonesia yang meraih penghargaan serupa. Di antaranya Pemprov Sulawesi Selatan, Pemkab Bantaeng, dan Pemkab Sinjai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wali kota yang akrab disapa Danny itu mengaku bersyukur atas pemberian penghargaan tersebut. Tahun ini prestasi yang diraihnya terbilang istimewa karena Makassar mampu meraih penghargaan WTN penuh dengan dua kategori, di mana tahun-tahun sebelumnya (2011-2015) hanya meraih kategori Lalu Lintas saja.

"Penghargaan Wahana Tata Nugraha adalah penghargaan yang diberikan kepada kabupaten/kota yang terpilih yang dinilai berhasil menata prasarana lalu lintas dan angkutan jalan. Alhamdulillah, kita meraih penghargaan penuh tahun ini," ujar Danny dalam rilisnya.

Penilaian penghargaan WTN 2016 berlangsung selama setahun pada 2016 dengan berbagai indikator. Tim penilai yang berasal dari Kementerian Perhubungan turun ke 11 ruas jalan yang menjadi lokasi peninjauan.

Baca Juga: JK: Traffic Management Penting untuk Atasi Kemacetan

Dua di antaranya adalah jalan nasional, yaitu Jalan Jenderal Ahmad Yani dan Andi Pangerang Pettarani; satu jalan provinsi, yaitu Jalan Letjen Hertasning; dan delapan lainnya jalan kota, yaitu Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Haji Bau, Jalan Dr Sam Ratulangi, Jalan Pasar Ikan, Jalan Ujung Pandang, Riburane, Kalimantan, dan Jalan Tentara Pelajar.

Penilaian dilakukan untuk mengukur kepatuhan pengguna jalan, kelengkapan infrastruktur lalu lintas, dan transportasi. Hasilnya menentukan layak-tidaknya kota meraih WTN.

Peninjauan yang dilakukan kala itu (Juni 2016) memberi gambaran secara umum bahwa kondisi lalu lintas dan penyelenggaraan sistem transportasi perkotaan di Makassar berjalan baik. Tim penilai yang dikomandoi Benny Nurdin itu menyerahkan sejumlah rekomendasi yang dihasilkan oleh tim penilai WTN 2016 kepada Pemerintah Kota Makassar untuk ditindaklanjuti.

Hasilnya, Makassar mampu bersaing dengan kota besar dan kota metropolitan lainnya di Indonesia dengan meraih penghargaan WTN penuh kategori Lalu Lintas dan Angkutan Jalan untuk kota besar dan kota metropolitan tahun 2016. (mna/ega)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads